Fokus

Kenapa Jokowi Tegur Aher Saat rapat Terbatas di Istana?

Rabu, 03 Mei 2017 – 17.54 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Rapat Terbatas membahas tentang proyek strategis Nasional Jawa Barat dimanfaatkan Presiden Joko Widodo untuk menegur Gubernur Ahmad Heryawan alias Aher perihal angka pengangguran yang tinggi di Jawa Barat. (Baca: Sindiran Pedas Denny Siregar Kepada Aher Kader PKS)

“Data yang saya peroleh menunjukkan peningkatan jumlah pengangguran terbuka pada tahun 2016,” ujar Jokowi saat pembukaan Ratas di Istana Kepresidenan hari Selasa, 02 Mei 2017.

Presiden Jokowi memaparkan, angka pengangguran terbuka Jawa Barat pada tahun 2016 adalah 8,89 persen. Angka itu meningkat 0,17 persen dari angka tahun 2015 yaitu 8,72 persen. (Baca: Yusuf Muhammad: Aher Kader PKS Gubernur Dzalim dan Tak Berakhlaq)

Sebagai catatan, angka tersebut tidak mengikutkan pengangguran tertutup atau mereka yang menganggur karena alasan jelas seperti bersekolah atau menjadi ibu rumah tangga. Adapun pengangguran terbuka adalah mereka yang menganggur karena benar-benar tidak mendapatkan pekerjaan. (Baca: Denny Siregar: Kuasai Jabar dan DKI Siasat Gerombolan PKS Sikat Jokowi di Pilpres 2019)

“Dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,67 persen di tahun 2016, Jawa Barat seharusnya mampu tumbuh lebih tinggi lagi sehingga mampu membuka lebih banyak lapangan kerja,” ujar Presiden Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan pada Aher bahwa Jawa Barat adalah provinsi penyangga Ibu Kota Indonesia, Jakarta. Keterkaitan ekonomi Jawa Barat dengan Jakarta dekat karena merupakan salah satu sumber penyedia bahan baku dan tenaga kerja terdekat. Selain itu, penerima investasi terdekat apabila Jakarta tak sanggup. Jadi, jangan sampai tak tumbuh. (SFA/Tempo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: