Headline News

KEJAM! Tentara Saudi Usir 3 Kapal Bantuan Makanan dari Pelabuhan Hudaydah Yaman

Kamis, 13 April 2017 – 07.31 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Pasukan agresor Saudi telah melarang tiga kapal yang mengangkut makanan untuk memasuki perairan regional Yaman dan memaksanya untuk menjauhi pelabuhan Hudaydah. Tindakan ini bukanlah hal baru karena pasukan Saudi telah berulang kali mengusir kapal-kapal yang mengangkut bantuan kemanusiaan untuk rakyat Yaman dan mereka melakukan hal ini secara terang-terangan dengan sepengetahuan PBB dan masyarakat internasional yang seolah-seolah dengan sengaja ingin meningkatkan penderitaan rakyat Yaman. (Baca: Saudi Larang Masuk Kapal Angkut Makanan bagi Warga Yaman di Pelabuhan Hudaydah)

Tiga kapal yang mengangkut makanan ini telah dilarang memasuki perairan regional Yaman dan dipaksa untuk menjauh dari pelabuhan Hudaydah oleh pasukan Saudi, dimana hal ini merupakan tindakan yang kejam yang sering dilakukan oleh pasukan Saudi selama lebih dari dua tahun terakhir.

Tindakan-tindakan ini jauh dari sanksi PBB yang seolah-oleh berkomitmen untuk terus meningkatkan penderitaan rakyat Yaman, dan selama itu mereka sengaja melalui skeptisisme datanya membawa tentara dan komite populer Yaman untuk bertanggung jawab bersama pasukan Saudi atas penderitaan yang disebabkan oleh blokade yang diberlakukan di Yaman.

Bahkan masyarakat internasional yang mengklaim bahwa dirinya terikat dengan resolusi PBB 2216 di mana resolusi menyebutkan bahwa koalisi Saudi tidak boleh mencegah masuknya bahan makanan ataupun minyak bumi ke pelabuhan Hudaydah tetap diam menyaksikan hal ini. (Baca: The Week: Peran Trump dalam Perang Rahasia dan Terlupakan di Yaman)

Semua ini menegaskan bahwa blokade dan bertambahnya tekanan dan penderitaan rakyat Yaman terjadi di bawah restu dunia internasional termasuk PBB, di mana agresi brutal dan keji terus mengguncang bumi Yaman seluruhnya dan semua ini merupakan implikasi dari slogan kemanusiaan kosong yang merangkum tujuan jahat para agresor dengan menduduki pantai Yaman dan mendominasi pos-pos strategisnya, seperti dilansir Mepanorama (12/04).

Perlu kita camkan, tindakan ini bukanlah hal yang baru dilakukan pasukan agresor Saudi, hal ini menegaskan bahwa para pasukan agresor Saudi ini tidak memiliki etika dan rasa kemanusiaan dan hal inilah yang membuat tantara Yaman lebih memilih untuk menghadapi pasukan Saudi untuk melindungi negaranya serta anak-anak Yaman. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: