Amerika

Kejahatan Saudi dalam Perang Yaman Hantui Kunjungan Bin Salman di Inggris

Selasa, 13 Februari 2018 – 07.15 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Kunjungan Pangeran Saudi Mohammed bin Salman ke London bulan depan akan menjadi kesempatan bagi rakyat Inggris untuk menyuarakan pandangan mereka mengenai perang di Yaman dan kesepakatan yang mencurigakan antara Inggris dan Mohammed bin Salman, kata Russell, seorang anggota Majelis Umum Inggris.

Baca: Kelompok HAM Kecam PM Inggris Karena Undang Diktator Brutal dalam Perang Yaman

Russell menambahkan bahwa partainya akan bekerja untuk menerapkan kriteria ekspor senjata yang tidak dilaksanakan oleh pemerintah Konservatif yang dipimpin oleh Theresa May sebagaimana yang semestinya, seperti yang dia katakan.

Menteri Sekretaris Luar Negeri Bayangan Emily Thornberry meminta May untuk menggunakan pengaruh diplomatik Inggris untuk menyerukan penyetopan pemboman Saudi terhadap Yaman. Thornberry mengutuk apa yang dia sebut “karpet merah” yang diharapkan dipersiapkan untuk putra mahkota saat dia bertemu Perdana menteri dan anggota senior keluarga kerajaan bulan depan di London.

Baca: Times: Raja Salman Kunjungi Maladewa Untuk Sebarkan Paham Wahabisme

Menteri tersebut juga meminta pemerintah Inggris untuk menjelaskan mengapa mereka  menyambutnya meskipun ada tuduhan serius terhadap pasukan Saudi yang melanggar hukum humaniter internasional di Yaman.

Situs Middle east mengungkapkan bahwa apa yang dia gambarkan sebagai kunjungan kontroversial tersebut ditunda sampai 7 Maret setelah diperkirakan akan diadakan bulan ini karena kekhawatiran bahwa akan bertemu dengan demonstrasi-demonstrasi oleh aktivis hak asasi manusia dan liputan media yang tidak menyambut baik.

Baca: Brutal di Yaman, Rakyat Inggris Desak Pemerintah Stop Penjualan Senjata Ke Saudi

Perlu dicatat bahwa 17 deputi dari House of Commons dari berbagai pihak menandatangani sebuah petisi yang menuntut Perdana Menteri untuk membatalkan kunjungan Mohammed bin Salman “karena kejahatan serius yang dilakukan di negaranya dan di luar negeri.” (SFA)

Sumber: ALM

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: