Eropa

Kejadian Bersejarah Turki, Erdogan Menangkan Referendum

Senin, 17 April 2017 – 08.21 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan kemenangan dalam referendum konstitusi yang akan memperluas kekuasaan eksekutif.

Pada hari Minggu, Erdogan mengatakan bahwa negara telah membuat keputusan bersejarah untuk suara kekuasaan eksekutif dan bahwa kampanye “Ya” telah memperoleh 51,5 persen suara dalam referendum yang diadakan pada hari sebelumnya.

Pada akhir Januari, parlemen Turki menyetujui 18 artikel perubahan konstitusi, yang disampaikan pada Desember Tahun lalu. Sebanyak 339 legislator memilih mendukung langkah itu. Jumlah anggota parlemen yang menentang RUU itu sekitar 142.

“Turki untuk pertama kalinya dalam sejarah memutuskan kehendak parlemen dan rakyat untuk perubahan yang penting,” katanya. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah Turki, kita mengubah sistem yang berkuasa melalui politik sipil. Itulah mengapa sangat signifikan,” tambah Erdogan.

Direktur dewan pemilu Turki juga menegaskan bahwa suara “Ya” telah memenangkan referendum dan bahwa hasil akhir akan diumumkan dalam waktu 11-12 hari kedepan.

Erdogan juga mengucapkan terima kasih kepada pemilih Turki di negara-negara asing yang katanya memainkan sebagian besar dari keberhasilan dalam referendum.

Dia lebih jauh menyerukan negara-negara asing untuk menghormati hasil dan untuk menunjukkan kesadaran yang lebih besar dari “kepekaan” Turki dalam “perang melawan teror”. “Kami ingin negara-negara dan lembaga-lembaga lain untuk menunjukkan rasa hormat kepada keputusan bangsa.”

Dia juga mencatat bahwa tidak semua pasal dari reformasi akan berlaku segera dan beberapa darinya akan tetap berlaku sampai November 2019.

Erdogan juga mengatakan bahwasannya referendum lain mungkin akan diselenggarakan unutk urusan pengembalian hukuman mati, sebuah langkah yang akan menjadi akhir dari pembicaraan aksesi Turki dengan Uni Eropa.

“Jika (RUU parlemen) datang di depan saya, saya akan menyetujuinya. Tapi jika anda tidak mendukung (dari oposisi di parlemen) … lalu apa yang harus kita lakukan? Lalu kita bisa melakukan referendum lain untuk itu ,” dia berkata.

Sebelum pidato Erdogan, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan bahwa suara “Ya” telah membuka “halaman baru” dalam demokrasi Turki.

“Sistem presidensial, menurut hasil resmi telah mengkonfirmasi suara ‘Ya’ suara,” katanya. “Ini adalah keputusan yang dibuat oleh rakyat. Dalam sejarah demokrasi kita, halaman baru telah dibuka dengan suara ini … Tidak ada yang kalah dalam referendum ini, pemenangnya adalah Turki, pemenangnya adalah rakyat terkasih,” tambahnya. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: