Eropa

Kedubes Iran Diserang Teroris Komala, Deplu Iran Kecam Polisi Prancis

Bahram Qassemi, Iran
Deplu Iran, Bahram Qassemi

PARIS – Kementerian luar negeri Iran mengecam polisi Prancis karena telah melakukan penundaan penangkapan sejumlah orang yang menyerang kedutaannya di Paris, dengan memecahkan kaca dan menodai bendera Iran pada Jumat malam (14/09), seperti dilansir FNA (15/09).

Baca: Netanyahu Kesal dan Sebut Bantuan Uni Eropa ke Iran ‘Pil Beracun’

“Sayangnya, meskipun ada harapan dari polisi Prancis, mereka tidak hadir tepat waktu ketika para penyerbu, yang berafiliasi dengan kelompok teroris, hadir di sana (di depan kedutaan Iran di Paris),” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Bahram Qassemi mengatakan pada hari Sabtu.

Dia merujuk pada penahanan sejumlah penyerang oleh polisi Prancis setelah mereka menyerang gedung kedutaan, dan menyerukan pengadilan dan hukuman bagi mereka.

Qassemi mengingatkan kementerian luar negeri Prancis tentang tanggung jawab Prancis melindungi misi diplomatik asing di negara tersebut.

Baca: BBC: 2 Ribu Warga Prancis Gabung ISIS di Suriah dan Irak

Anggota kelompok teroris Komala menyerang Kedutaan Besar Iran di Paris, dalam sebuah langkah mengejutkan, sebelumnya pihak kepolisian Prancis memberitahukan informasi tentang hal ini, namun mereka meninggalkan tempat kejadian.

Hampir 15 anggota Komala menyerang kedutaan Iran di Paris pada Jum’at malam, merusak bendera Iran dan melemparkan batu, serta merusak komputer dan alat pemadam kebakaran, di gedung itu.

Baca: Pasukan Prancis Evakuasi Teroris ISIS dari Deir Ezzor Suriah

Polisi Prancis sebelumnya telah memberikan informasi kepada pejabat kedutaan tentang serangan itu sejak Jum’at pagi tetapi mereka meninggalkan kedutaan segera setelah para penyerang itu tiba. Belum ada laporan tentang dampak kerusakan gedung kedutaan. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Insiden Penembakan di Ahvas Ada Tangan Saudi | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: