Internasional

Keamanan Saudi Tembak Mati 2 Teroris yang Ingin Serang Masjid Nabawi

Minggu, 08 Januari 2017 – 08.36 wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Pasukan keamanan Arab Saudi menembak mati dua tersangka teroris dalam baku tembak di Riyadh pada hari Sabtu. Kedua teroris itu pernah merencanakan serangan terhadap Masjid Nabawi pada tahun lalu. (Baca: Saudi Akui 2.000 Warganya Gabung dengan Organisasi Teroris)

Salah satu tersangka yang ditembak mati diidentifikasi bernama Tayea Salem Yaslam al-Sayari. Pada Juli 2016, Al-Sayari sudah menyiapkan sabuk peledak dan perangkat lain untuk melakukan serangan di Masjid Nabawi.

Al-Sayari juga dinyatakan terlibat dalam serangan terhadap sebuah masjid yang digunakan oleh pasukan khusus Saudi di Kota Abha, sebulan kemudian. Tersangka kedua yang ditembak mati diketahui bernama Talal Samran al-Saadi. Kedua tersangka dianggap sebagai salah satu buron utama pasukan Saudi.

”Mereka mencoba melarikan diri dari penangkapan dengan baku tembak melawan pasukan keamanan, dan melukai satu petugas. Keduanya juga mengenakan sabuk peledak bunuh diri,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi Mayor Jenderal Mansour Al-Turki saat konferensi pers pada Sabtu malam, seperti dikutip Al Arabiya, Minggu (8/1/2017).

Kementerian Dalam Negeri juga menambahkan bahwa tersangka telah dipersenjatai dengan rompi bahan peledak, senapan dan sejumlah besar amunisi. Dari penggeledahan rumah tersangka juga ditemukan bahan yang cukup untuk membuat bom. (Baca: Media Inggris Bongkar Transaksi Senjata AS dan Saudi Untuk Teroris ISIS)

Pada tanggal 30 Oktober, Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan empat orang ditangkap atas rencana peledakan di Stadion Raja Abdullah Sports City, sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Uni Emirat Arab di kota Jeddah. Para tersangka ditangkap satu hari sebelum pertandingan yang ditonton 60.000 orang dimulai.

Jenderal Bassam Attiyah mengatakan bahwa sebuah kendaraan yang membawa sekitar 400 kilogram bahan peledak ditemukan di dekat stadion, dan menambahkan bahwa tersangka telah merencanakan sasarannya di parkiran stadion dan para penonton.

Sejumlah senjata, termasuk granat tangan disita dari sebuah rumah setelah operasi selesai.

Kementerian itu juga merinci masa lalu Al-Sayari. ”Tayea al-Sayari adalah seorang mahasiswa yang mendapat beasiswa di Selandia Baru di masa lalu, di mana dia mengambil jurusan teknik,” kata seorang pejabat di kementerian itu yang berbicara dengan kondisi anonim. (Baca: DICAMPAKKAN! ISIS Akan Balas Dendam Kepada Saudi, Mesir dan Perancis)

“Dia telah pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Kemudian, dia pergi ke Turki, ke Sudan dan kemudian ke Yaman sebelum datang kembali ke Arab Saudi untuk merencanakan serangan teror pada tahun lalu”. (SFA/BerbagaiMedia)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: