Fokus

Kasus Kolera di Sana’a Menurun, Namun Menggila di Kota Dhamar Yaman

Minggu, 04 Juni 2017 – 03.35 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Sebuah sumber medis di Sana’a melaporkan penurunan kasus penyakit kolera di ibukota Sana’a selama beberapa hari terakhir di mana pusat-pusat medis mampu mengontrol penyebaran wabah tersebut.

Kolera merupakan penyakit diare akut yang bisa membunuh dalam waktu beberapa jam jika pasien tidak ditangani dengan baik. Anak-anak berusia 5 tahun ke bawah dengan gizi buruk memiliki risiko paling tinggi terinfeksi penyakit ini. (Baca: Wabah Kolera Sengaja Disebar di Yaman)

Dr. Nasr al-Qudsi, kepala rumah sakit umum di Sana’a mengatakan dalam sebuah pernyataan pers yang ditayangkan oleh sejumlah media bahwa dirinya telah melakukan kontak dengan direktur pusat medis pada 22 Mei lalu  yang ditugaskan khusus untuk menangani kasus wabah kolera melaporkan bahwa kasus dari infeksi wabah ini terus menurun.

Sebelumnya organisasi kesehatan dunia mencatat peningkatan jumlah korban wabah kolera yang meningkat menjadi 398 kasus kematian dan mencatat lebih dari 38.300 kasus yang diduga merupakan wabah kolera.

Dr al-Qudsi mengungkapkan bahwa ia berhenti menerima kasus kolera di rumah sakit rumah sakit umum darurat setelah dikhususkannya dan disiapkannya 10 pusat medis alternatif yang dibantu kader-kader medis yang bertujuan untuk mengkarantina dan memisahkan kasus-kasus penyakit lainnya dari layanan pusat kesehatan darurat.

Ia menekankan bahwa pusat-pusat medis yang menerima kasus wabah kolera menerapkan cara terbaik untuk mengobati penyakit ini secara umum yakni dengan mengisolasinya dan tidak mencampurnya dengan pasien penyakit lainnya. Dan pusat-pusat layanan kesehatan darurat ini akan lebih mudah menangani kasus infeksi kolera ini di awal penyebaran wabah yang terus meningkat akibat banyaknya pasien dan kurangnya pusat-pusat kesehatan yang dkhususkan menangani wabah ini. (Baca: ICRC: Wabah Kolera Serius Ancam Yaman)

Sebelum pembukaan pusat medis alternatif yang khusus menangani kasus kolera, rumah sakit umum di Sana’a mencatat ada 1.200 kasus termasuk 5 kasus kematian karena wabah ini.

Selain itu, organisasi-organisasi internasional dan kemanusiaan menyerukan untuk lebih banyak membantu dalam  mengirimkan bantuan kesehatan kepada layanan kesehatan dan pusat-pusat kesehatan di Yaman.

Namun, keadaan sebaliknya terjadi di Dhamar. Pusat medis di provinsi Dhamar yang berada di pusat Yaman mengungkapkan tentang bertambahnya jumlah warga yang tewas akibat terinfeksi wabah kolera.

Sumber tersebut mengatakan kepada Al Masdar Online bahwa 15 orang telah tewas di provinsi tersebut selama sebulan sejak menyebarnya wabah tersebut. Sementara itu ada lebih dari 300 kasus yang diduga merupakan wabah kolera yang tersebar di berbagai distrik di provinsi ini.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa ada 4 kasus penyakit kolera yang berakhir dengan kematian yang terjadi selama seminggu ini distrik al-Manar-Anis, di utara kota Dhamar. (Baca: Arab Saudi Lakukan Pembantaian Terbuka di Yaman)

Sumber tersebut menambahkan bahwa rumah sakit Dhamar kewalahan menangani puluhan penderita kolera termasuk para wanita dan anak-anak yang datang setiap harinya dari berbagai distrik dan desa yang berbeda di provinsi tersebut. Wabah kolera yang mengganas di Yaman ini semakin memperburuk kondisi di Yaman yang selama dua tahun terakhir di bombardir Arab Saudi. Agresi barbar Saudi yang kian dahsyat ini telah menghancurkan lebih dari separuh infrastruktur kesehatan di negeri Semenanjung Arabia tersebut. (SFA)

Sumber: Sahafah24

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: