Fokus

Kabar Gembira! Archandra Tahar: East Natuna 100 % kembali ke Indonesia

Sabtu, 22 Juli 2017 – 09.21 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Pada pekan ini sektor migas dikejutkan dengan mundurnya ExxonMobil dari proyek Blok East Natuna. Selama ini, Exxon bersama Pertamina dan PTT Thailand telah membentuk konsorsium untuk mengembangkan blok migas tersebut. (Baca: Yusuf Muhammad: Duet Maut dari “Duo Koppig” Jonan dan Arcandra Tahar)

Namun hasil Technology and Market Research (TMR) yang baru selesai pada pertengahan tahun ini menunjukkan proyek East Natuna yang memiliki kadar Co2 hingga mencapai 72% ini tidaklah ekonomis. Terutama dengan harga minyak yang masih rendah seperti saat ini.

Namun kabar mundurnya Exxon dari blok East Natuna justru disambut gembira oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar. Arcandra bilang hengkangnya Exxon dari blok East Natuna justru membuat blok tersebut menjadi 100% milik Indonesia.

“Ya ini sudah balik 100% ke Indonesia sekarang. Dulu kan apakah ini masih dispute,” kata Arcandra pada Kamis (20/7). (Baca: Menkeu Sri Mulyani Blak-blakan Soal Freeport)

Ini berarti Pertamina akan menguasai 100% participating interest di blok East Natuna. Sementara PTT yang merupakan perusahaan asal Thailand yang menjadi anggota konsorsium East Natuna nantinya harus melalui proses komersil business to business dengan Pertamina jika ingin tetap masuk dalam proyek East Natuna.

“Pertamina yang cari partner. Bukan bubar (konsorsium),” ungkap Arcandra.

Selain PTT, pemerintah juga membuka kesempatan perusahaan migas lainnya untuk ikut serta dalam proyek East Natuna. Arcandara bilang siapapun perusahaan migas jika berminat bisa ikut mengembangkan proyek East Natuna. (SFA/Kontan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: