Fokus

Jubir Houthi: Drone-drone Yaman Sangat Mengerikan

Pejuang Yaman
Pejuang Yaman

YAMAN – Juru bicara Angkatan Udara Ansarullah, Brigadir Jenderal Abdullah Al-Jafari berjanji akan operasikan drone dengan jangkauan jarak lebih jauh dan memiliki kemampuan merusak jauh lebih besar, untuk menghancurkan milisi pro mantan presiden Abd Robbuh Mansour Hadi dan pasukan koalisi yang dipimpin Saudi, seperti dilansir Almaalomah (02/07).

Baca: WOW, Houthi Yaman Kembangkan Rudal Balistik Bawah Tanah

TV Al-Masirah yang mengutip pernyataan Al-Jafari melaporkan, “operasi udara merupakan pesan yang jelas bahwa persamaan telah berubah menjadi pertempuran asimetris dengan pasukan agresor”, dan menambahkan, “Pesawat tak berawak buatan dalam negeri Yaman mampu mengubah pertempuran di pantai barat dan pertempuran lainnya, serta akan memproduksi pesawat dengan kemampuan destruktif yang jauh lebih besar “.

“Pesawat-pesawat tempur itu mencapai targetnya secara akurat selama operasi pengumpulan intelijen,” kata juru bicara Ansarullah.

Al-Jafari menunjukkan bahwa “kekuatan rudal mereka telah meluncurkan rudal balistik pada kelompok musuh di pantai barat, berdasarkan koordinat jalur penerbangan. Dan pasukan agresi tidak dapat menangkis rudal tersebut.”

Baca: Video: Yaman Siap Luncurkan Rudal El Mandab 1 Hajar UEA dan Saudi

Lebih lanjut Al-Jafari mengatakan “operasi udara dilakukan melalui proses monitoring yang akurat, dengan harga hardware yang sederhana tidak melebihi seribu dolar, dan sistem pertahanan udara musuh tidak dapat menjatuhkan pesawat tersebut.”

Terkait serangan rudal pada reaktor nuklir di Braka, UEA, pada bulan Desember lalu, Al-Jafari menekankan “serangan tersebut mencapai tujuannya, dan Emirat telah menyatakan bahwa mereka tidak dapat memenangkannya, dan berdalih dengan kurangnya lisensi dari badan internasional nuklir.”

Baca: Gagal Cegat Rudal Yaman, Rudal Saudi Hantam Pemukiman di Riyadh

Juru bicara Houthi dari Angkatan Udara mengatakan bahwa “senjata dan rudal udara berpotensi untuk dikembangkan. Dan harus ada pergerakan dari defensif ke ofensif. Kami akan bekerja untuk meningkatkan kemajuan penargetan pusat-pusat ekonomi dari negara-negara agresor. Fakta bahwa perang telah pindah dari perang politik dan militer menjadi perang ekonomi, sebagaimana dibuktikan dengan upaya agresor untuk mengontrol pelabuhan Hodeidah.” (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: