Fokus

Jokowi Tegas, Berantas Siapa Saja yang Ganggu Warga Beribadah

Jum’at, 23 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Fatwa MUI tentang atribut disalah fahami oleh salah satu ormas, dan dampaknya membuat kegaduhan di beberapa daerah dengan aksi sweepingnya.

Presiden Joko Widodo meminta kepada aparat keamanan untuk menindak tegas pihak yang berupaya mengganggu masyarakat dalam beribadah pada perayaan Natal 25 November mendatang.

“Berantas siapa saja yang ganggu warga beribadah,” ujar Jokowi lewat akun Instagramnya, Kamis (22/12/2016). (Baca: Denny Siregar: Langkah Jokowi Mematikan)

Jokowi turut mengunggah gambar saat ia memimpin rapat terbatas mengenai persiapan Natal dan tahun baru, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis sore.

Dalam ratas, Jokowi meminta Densus 88 Polri dan jajaran Polri agar hal yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ancaman terorisme menjadi perhatian khusus.

Jokowi juga meminta Panglima TNI beserta jajaran TNI membackup penuh Polri terkait dengan keamanan dan ancaman terorisme ini.

Kapolri Jenderal (pol) Tito Karnavian meyakini tidak akan ada gangguan keamanan saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2016. (Baca: Kapolri: Tangkap dan Tindak Tegas Ormas yang Sweeping Atribut Agama)

Ini karena Polri sudah melakukan sejumlah penangkapan terhadap kelompok terduga terorisme di sejumlah daerah sebelum mereka melakukan aksinya. Total, Polri sudah menangkap 21 terduga terorisme.

Kendati demikian, Tito memastikan bahwa Polri bersama TNI dan Badan Intelijen Negara akan terus bekerja keras untuk melakukan upaya deteksi dini dan penindakan jika memang masih ada kelompok yang berupaya untuk melakukan teror.

“Kita yakinkan situasi insyallah tenang, tidak ada apa-apa. Mari kita bekerja bersama sama. Sehingga perayaan Natal dan tahun baru bisa berjalan lancar,” kata Tito. (Baca: Inilah Penjelasan Kapolri Tentang Cara Komunikasi Jaringan Teroris)

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memastikan pihaknya akan terus membantu Polri dalam menangani ancaman terorisme.

Ia menilai masyarakat harus terus waspada, namun tidak perlu sampai khawatir dan terganggu dalam merayakan Natal dan tahun baru. “Tenang, rayakan Natal dengan penuh damai,” ucap Gatot. (SFA)

Sumber: Kompas

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: