Amerika

John McCain Terang-terangan Bela ISIS

Kamis, 01 Juni 2017 – 10.30 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Jika Zbigniew Brzezinski adalah GodFathernya Al-Qaeda, maka John McCain bisa disebut sebagai pamannya ISIS.

McCain tentu saja tidak menciptakan ISIS (karena itu adalah ciptaan Saudi-CIA), namun McCain memberi dukungan kepada ISIS layaknya setiap paman baik hati yang memberikan dukungan pada keponakannya, dengan membiarkan kelompok teror itu mengamuk di Timur Tengah, dan bahkan menyebar ke seluruh Eropa untuk memenuhi agenda kekacauan global. (Baca: Bukti Amerika Suplai Senjata dan Uang Kepada Teroris Di Suriah)

Zerohedge melaporkan bahwa saat berkunjung ke Australia, Senator John McCain dengan seenaknya  mengatakan kepada ABC TV bahwa Rusia adalah ancaman keamanan yang lebih besar daripada ISIS, karena Rusia berusaha merusak landasan demokrasi di AS dengan campur tangan dalam pemilu.

Kunjungan ke Australia oleh ketua Komite Angkatan Bersenjata  Senat adalah bagian dari tur Asia untuk menguraikan cetak biru untuk AS dengan menginvestasikan hampir 8 miliar dollar untuk mengumpulkan militernya di wilayah tersebut dengan meningkatkan infrastruktur, melakukan latihan tambahan dan menerapkan lebih banyak pasukan dan kapal. Kunjungan McCain juga ditujukan untuk meyakinkan sekutunya tersebut  mengenai kesediaan AS untuk tetap terlibat di Asia, keduanya sebagai strategi menghadapi “kesombongan” China yang semakin meningkat di Laut Cina Selatan dan program nuklir Korea Utara.

The Wall Street Journal menambahkan bahwa McCain mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin adalah tantangan “utama” bagi keamanan Amerika. (Baca: ISIS Bukan Organisasi Jihad Islam, Tapi Operasi CIA dan Mossad)

“Saya pikir ISIS dapat melakukan hal-hal yang mengerikan dan saya sangat khawatir tentang apa yang terjadi dengan kepercayaan orang-orang Islam,” katanya kepada televisi negara Australia ABC, hari Senin.

“Tapi orang-orang Rusia-lah yang berusaha menghancurkan landasan demokrasi, dan itu adalah untuk mengubah hasil pemilu Amerika.”

Tampaknya tokoh neocon itu mengalami blunder, setelah ia sebelumnya memberi pernyataan bertentangan yang menyatakan bahwa kontroversi seputar investigasi mengenai potensi kolusi antara asosiasi Presiden Donald Trump dan pemerintah Rusia telah mencapai ukuran dan skala  “skandal Watergate”, dan kini ia mengatakan bahwa dirinya tidak melihat Bukti bahwa Rusia telah berhasil mempengaruhi proses pemilihan presiden AS. (Baca: ISIS Predator Ciptaan Saudi-Israel Untuk Acak-acak Timur Tengah dan Islam)

Jadi hanya untuk memperjelas,apakah benar orang-orang Rusia lebih buruk daripada teroris tak kenal hukum yang  didanai Qatar dan Saudi, yang telah membunuh ratusan orang (termasuk gadis berusia 8 tahun) atas nama tuhan mereka? Tentu tidak mungkin bagi kita untuk menilai demikian. Tapi mungkin McCain membutuhkan transplantasi perspektif, dan berhenti mengatakan hal-hal yang sangat menggelikan. (SFA)

Sumber: The Duran

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: