Headline News

Jenderal Suriah: Jatuhnya F-16 Israel Pesan Kuat untuk Zionis

Minggu, 11 Februari 2018 – 07.34 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Seorang jenderal pensiunan Suriah menggarisbawahi kesiapan negara tersebut untuk menghadapi serangan intensif Israel, dengan catatan bahwa unit rudal dan pertahanan udara menunjukkan reaksi cepat dan langsung terhadap agresi apapun.

Baca: BIADAB! Jet Israel Serang Pusat Penelitian Ilmiah Suriah di Dekat Damaskus

“Keputusan untuk menghadapi agresi Israel dalam volume dan bentuk apapun telah dibuat (oleh jajaran yang lebih tinggi di Suriah) dan sistem pertahanan udara Suriah sebelumnya telah menghadapi agresi serupa dan mencegat atau menghancurkan 13 rudal dari 15 rudal yang ditembakkan oleh Israel,” Jenderal Yahya Suleiman mengatakan pada hari Sabtu.

Dia menekankan bahwa bola sekarang berada di tangan Israel, dan menambahkan, “Jika Israel menginginkan ketegangan yang intensif, kami akan siap untuk itu.”

Jenderal Suleiman, juga mengatakan bahwa Israel tidak membuat keputusan sedemikian cepat dan pertama kali akan berkonsultasi dengan sekutu regional dan internasionalnya, khususnya AS.

Baca: Sistem Pertahanan Suriah Tembak Jatuh Jet Tempur Israel

Sebelumnya media ramai memberitakan Unit Pertahanan Udara Suriah menargetkan sebuah pesawat tempur Israel setelah menggerebek posisi Angkatan Darat Suriah di bagian tengah Suriah.

Kantor berita SANA yang dikelola negara mengutip sumber lapangan, mengatakan bahwa sebuah pesawat tempur Israel memulai penargetan sebuah pangkalan militer Angkatan Darat Suriah di bagian tengah negara tersebut pada hari Sabtu pagi, dan menambahkan bahwa unit pertahanan udara Suriah melacak pesawat tempur tersebut.

Sementara itu, seorang sumber media Israel melaporkan bahwa salah satu jet Israel jatuh di wilayah al-Jalil di utara Palestina oleh tembakan unit pertahanan udara Suriah di wilayah Golan yang diduduki.

Sputnik mengutip Juru Bicara Angkatan Darat Israel Avikhai Adra’ei, mengatakan bahwa unit pertahanan udara Suriah menargetkan sebuah jet tempur F-16 Israel di bagian utara Palestina, dan menambahkan bahwa pilot pesawat tempur yang jatuh itu masih hidup dan dalam Kondisi sehat.

Baca: BIADAB! Jet Israel Serang Pusat Penelitian Ilmiah Suriah di Dekat Damaskus

Juru bicara Israel lebih lanjut mengklaim bahwa sebuah pesawat tak berawak Iran memasuki wilayah udara Palestina yang diduduki, namun sebuah helikopter tempur Israel menargetkannya. Pejabat Iran telah menolak klaim tersebut.

Ruang Operasi Gabungan yang dijalankan oleh pasukan sekutu Suriah, Hizbullah, Iran, dan Rusia mengatakan bahwa pesawat tak berawak tersebut tidak pernah melintasi perbatasan ke Israel, dan menambahkan bahwa Israel telah menggerebek basis drone-nya di pangkalan udara T4 di provinsi tengah Homs yang jauh dari perbatasan Israel. Ruang operasi mengatakan pesawat tak berawak yang beroperasi di markas tersebut bertugas mengumpulkan informasi tentang ISIS di wilayah Suriah. Ruang Operasi juga memperingatkan bahwa insiden tersebut melintasi batas toleransi, yang menyiratkan akan membalas agresi lebih lanjut oleh Israel.

Sementara itu, sumber lain mengatakan bahwa kedua pilot jet Israel tersebut terluka dan salah satunya dalam kondisi kritis. Beberapa sumber melaporkan bahwa pilot yang kurang beruntung itu terluka sebelum keluar dari pesawat perang tersebut.

Damaskus menekankan pada hari Kamis bahwa serangan Israel berulang kali terhadap Suriah merupakan kelanjutan dari pendekatan agresif Israel yang mendukung kelompok teroris untuk memperpanjang krisis di Suriah dan untuk meningkatkan moral para teroris.

Baca: AD Suriah Hancurkan Rudal Yang Ditembakkan Israel di Pedesaan Damaskus

Dalam sebuah surat yang dikirim ke Sekjen PBB Antonio Guterres dan Dewan Keamanan PBB, Kementerian Luar Negeri Suriah menekankan bahwa kelanjutan serangan Israel hanya berfungsi untuk mendukung kelompok-kelompok teroris dan untuk memperpanjang krisis di Suriah.

Selama beberapa tahun terakhir, Israel telah sering menyerang sasaran militer di Suriah dalam upaya untuk mengumpulkan kelompok teroris yang telah menderita kekalahan berat melawan pasukan pemerintah Suriah.

Dalam beberapa kesempatan, tentara Suriah telah menyita senjata buatan Israel dan peralatan militer dari militan yang memerangi pasukan Damaskus. Israel juga telah memberikan perawatan medis kepada militan ekstremis yang terluka di Suriah. (SFA)

Sumber: FNA

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: