Fokus

Jaket Merah dan Pesan Mistis Jokowi

Minggu, 01 Oktober 2017 – 16.03 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Tulisan menarik tentang Jaket Merah dan Pesan Mistis Jokowi saatnobar film G30S/PKI di Bogor, berikut tulisannya: Kemarin malam Jokowi datang ke Bogor dan ikut nonton pemutaran Film G30S/ PKI. Lucunya, pada saat yang sama Panglima TNI yang menginstruksikan pemutaran Film itu bukan nya ikut nonton film tapi malah nonton Wayang di tempat lain? dan segera menyusul ke Bogor ketika tahu Jokowi justru nobar di Bogor.

Hal yang menarik kemarin selain peristiwa Panglima minta Rakyat nonton G30S /PKI tapi dia justru nonton wayang, adalah jaket merah yang dikenakan Jokowi saat nobar. Dalam empat hari terakhir dua kali Jokowi kenakan jaket merah. Pertama saat Deklarasi Kebangsaan yang di ikuti 3.000 pimpinan perguruan tinggi dan kedua saat nonton bareng film G30 S PKI di Bogor kemarin.

Baca: WOW! Presiden Jokowi Nobar Film G30S/PKI Bersama Panglima TNI dan Warga

Kenapa Jokowi nonton film dengan jaket yang sama dan merah? Ada tiga pesan yang kira kira ingin disampaikan oleh Jokowi.

Pertama, ia ingin mengingatkan perkataan Soekarno untuk tidak melupakan sejarah apalagi memanipulasi sejarah. Pesan yang tajam dan mengena, menegur Pelaku politik yang menggunakan sejarah untuk mencari dukungan dan memanas-manasi situasi dan mewarisi kebencian pada generasi generasi baru. Jokowi menegur tidak dengan kata tapi dengan warna. Warna itu seperti mengingatkan kita pada pernyataan Jokowi yang meminta agar ada versi milenial untuk film G30S/PKI.

Kedua, jaket itu akan membuat siapapun akan mengingat kembali jaket yang sama yang dikenakan oleh Jokowi di hadapan 3.000 pimpinan Perguruan Tinggi se Indonesia yang secara tegas dan bulat menyatakan menolak radikalisme dan intoleransi. Siapapun pelaku politik pasti ingat gegernya pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi di Bali 26 September kemarin. Jadi kalau itu jaket yang sama maka berarti Jokowi pakai jaket itu tanggal 26 September, cuci jaket tanggal 27 lalu kering dan di setrika tanggal 28 dan dipakai lagi tanggal 29 September.

Baca: Denny Siregar: Inilah “Rudal Balistik” Jokowi Hajar Kelompok Radikal

Ketika Jokowi kenakan Jaket yang sama maka Jokowi ingin katakan bahwa sikap politik nya yang menolak Radikalisme di dukung penuh oleh Ribuan pimpinan Perguruan Tinggi yang total Mahasiswanya bisa mencapai 20 juta orang belum terhitung alumni alumninya.

Ketiga, Jokowi sepertinya ingin mengingatkan agar tidak ada lagi pihak yang mengganggu PDI Perjuangan dengan isu isu murahan seperti PKI dll. Dengan Jaket itu Jokowi seolah ingin katakan bahwa dia adalah kader PDI Perjuangan. Jokowi seolah bicara dengan pakaiannya “saya PDI Perjuangan lho”.

Jokowi itu Jawa yang sering kali bicara tidak dengan mulut nya tapi dengan -body language-, gestur tubuh termasuk pilihan pakaian seperti saat ia datang ke DPR bersama JK dengan pakaian adat Sulsel dan JK berpakaian adat Jawa. Kedatangan kedua pimpinan negara ke DPR dengan pakaian adat yang saling bertukar sepertinya ingin menyampaikan pesan persatuan bagi para anggota DPR yang jangan jangan ada juga yang terlibat memanas manasi suhu politik dengan isu SARA dalam satu tahun terakhir.

Baca: Denny Siregar: Jokowi Geram, Para Mafia & Kelompok Radikal Ancam NKRI

Pakaian dalam adat Jawa umumnya selalu punya cerita seperti Motif batik yang berbeda beda dan setiap motif juga punya cerita nya sendiri. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Indra Kramadipa

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: