Fokus

Jafar Umar Thalib: Wahabi Siap Bertempur!

Selasa, 29 Agustus 2017 16.59 Wib,

SALAFYNEWS.COM, PEKALONGAN – Setengah mendelik, Jafar Umar Thalib mengancam walikota dan jajarannya, “tindakan kamu menuruti tekanan sekelompok orang-orang tolol untuk menyegel pembangunan masjid ini adalah tindakan tolol dan sangat berbahaya. Jangan sampai ada dari pemuda-pemuda kami yang tidak tahan dengan gangguan-gangguan tersebut kemudian mengambil tindakan pembalasan terhadap orang-orang tolol,” ucapnya.

Baca: Bongkar Kebohongan Dr Zakir Naik Ustad Wahabi yang Anti Maulid

Jafar menyalahkan walikota jika terjadi pertumpahan darah. Innalillah. “Maka kalau sampai terjadi pertumpahan darah tidak ada yang dipersalahken dari ksus seoperti ini kecuali Alex. Kamu Hai Alex yang bertanggungjawab jika terjadi pertumpahan darah,” ucap Jafar geram dan menggemaskan.

Jafar juga mengakui kalau masjid itu adalah masjid Wahabi. Dan tentu akan dipertahankan dengan nyawa-nyawa orang wahabi jihadis seperti dirinya.

Baca: HTI, PKS, Wahabi Sebarkan Isu Anti Nasionalisme-Toleransi Untuk Hancurkan NKRI

“Kalau perkara masjid kami, kami ini wahabi,” aku Jafar di video. “Kami itu wahabi diganggu masjid kami, kami tidak akan terima, dan kami siap untuk bertempur meskipun kami harus mengorbankan nyawa kami. Awas kamu hai Alex, jangan macem-macem, jangan main-main politik di sini. Berhenti dari sekarang,” tambah Jafar wahabi mengancam. Silakan simak video ancaman ini.

Sebelumnya, masjid Wahabi tersebut sudah berhenti pembangunannya sejak terbit SP4. Alasannya, semua warga menolak berdirinya masjid yang disebut akan jadi inkubator dakwah ala terorisme. Namun, sejak pertengahan puasa lalu, tiba-tiba pembangunannya dilanjutkan. Warga merasa dikhianati dan melaporkan ke walikota pada 23 Agustus 2017. Turunlah Satpol PP mensegel bangunan masjid pada 25 Agustus 2017.

Baca: Persekutuan Hitam Rezim Saudi dengan Wahabisme yang Anti Nabi Muhammad

Ancaman Jafar Umar Thalib muncul untuk memberi dukungan pemuda wahabi yang sudah semakin berani menampakkan taring tajamnya ke Kota Pekalongan yang sejak dulu disebut sebagai Kota Santri. Di Kota Santri ada wahabi, ya tentu dilawan lah. (SFA)

Sumber: DutaIslam

1 Comment

1 Comment

  1. abu jibril

    September 2, 2017 at 1:35 pm

    Jahit saja mulutnya ulama wahabi salafi takfiri ini……….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: