Headline News

Jafaari: AS Latih Sisa Militan ISIS untuk Serang Kembali Irak-Suriah

Bashar Jaafari

Kamis, 19 April 2018 – 11.01 Wib,

NEW YORK – Perwakilan Tetap Suriah Untuk PBB, Bashar Jaafari mengungkapkan pada hari Rabu (18/04) bahwa AS telah menggunakan kamp al-Burkan di kota Raqqah Suriah untuk melatih sisa-sisa militan ISIS dan kemudian mengerahkan mereka kembali dalam pertempuran-pertempuran baru di Irak dan Suriah. Ia mengungkapkan bahwa koalisi AS sebenarnya tidak pernah bertujuan untuk memerangi terorisme.

Baca: Jenderal Suriah Bongkar Kebusukan Amerika yang Jelas Dukung ISIS

Jaafari mengatakan dalam pernyataannya yang dipublikasikan oleh kantor berita resmi Suriah SANA yang dikutip oleh Al-Maloomah (18/04) bahwa “saya berbicara mengenai situasi kemanusiaan yang meyedihkan yang disebabkan oleh koalisi internasional illegal yang berada di kota Raqqah, saya berbicara tentang apa yang dialami di kamp al-Burkan, di mana pemerintah Suriah sepakat untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke kamp ini dengan bantuan Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah Arab Suriah, tetapi pasukan AS yang berada di kamp tersebut mencegah hal ini dan memberikan syarat-syarat yang mustahil untuk memberikan bantuan ini”.

Baca: Pengakuan Heboh Clinton: Amerika Ciptakan Al-Qaeda, Nato-Israel Ciptakan ISIS

Jafaari menyatakan bahwa AS memikul tanggungg jawab besar atas situasi kemanusiaan yang begitu menyayat hati di kamp al-Burkan. Ia menjelaskan bahwa “sebab utama dari sikap AS ini adalah karena Washington menggunakan kamp ini untuk melatih sisa-sisa militan ISIS dan organisasi teroris lainnya secara militer dan mengerahkan mereka dalam pertempuran-pertempuran lain di Suriah, Irak, Libya dan negara-negara lain di kawasan dan dunia”.

Baca: Tujuan Amerika di Suriah Bukan ISIS

Ia menekankan bahwa “semua rumah sakit dan klinik telah dihancurkan, dan saat ini tidak ada rumah sakit yang beroperasi di kota ini, di mana hal ini menunjukkan bahwa apa yang terjadi kota Raqqah adalah salah satu bukti kejahatan yang dilakukan koalisi internasional pimpinan AS yang mengklaim memerangi ISIS”. Jafaari menegaskan bahwa “koalisi ini tidak pernah bertujuan untuk memerangi terorisme, tetapi bertujuan untuk melemahkan kedaulatan, persatuan dan integritas wilayah Suriah serta berupaya untuk melemahkan kekuatan Angkatan Darat Arab Suriah dan sekutu-sekutunya dalam memerangi kelompok-kelompok teroris di Suriah”. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Serangan AS Gagal Stop Perang Syria Vs Teroris | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Irak Tangkap Pemimpin Senior ISIS di Ramadi | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: