Internasional

Izadi Peringati Dua Tahun Pembantaian ISIS di Sinjar

Kamis, 4 Agustus 2016

SALAFYNEWS.COM, IRAK – Izadis di wilayah Kurdistan Irak dan di seluruh dunia menggelar peringatan yang menandai ulang tahun kedua atas pembantaian ISIS di kota Sinjar, dan meminta pembebasan mereka yang masih ditawan sebagai budak.

Puluhan orang berkumpul di Sharafadeen Shrine di pinggiran Sinjar, barat laut Baghdad, pada hari Rabu, dan menyerukan bantuan internasional untuk membawa pelaku kejahatan ke pengadilan dan menjamin pembebasan sekitar 3.770 wanita Yazidi yang masih berada di penangkaran ISIS.

“Harapan saya adalah keselamatan saudara kita yang berada di bawah penawanan ISIS,” seorang wanita tua Izadi mengatakan, yang berhasil melarikan diri kelompok teroris pada bulan Agustus 2014.

“Kami tidak ingin apa-apa. Kami hanya ingin ibu dan saudara kita bebas,” kata wanita Izadi lain, yang anggota keluarganya masih ditahan oleh kelompok Takfiri.

“Memang benar bahwa Shingal (nama lain untuk Sinjar) dibebaskan tetapi tidak ada perayaan sampai anak-anak kita bebas,” tambahnya.

Di tempat lain di pinggiran kota Kurdi Irak, Halabja, banyak orang naik bukit untuk memperingati pembebasan Sinjar pada bulan November 2015 dari militan Daesh.

Hampir 4.000 Izadis juga mengambil bagian dalam pawai senyap melalui kota yang dihuni suku Kurdi, tenggara Turki dari Diyarbakir untuk memperingati pembantaian dan orang yang mereka cintai yang disandera.

Di London, sebuah organisasi advokasi Izadi yang bernama Yazda, menggelar peringatan dengan mengkoordinasi beberapa kelompok yang berbasis di Inggris, mereka menuntut PBB untuk membantu pembebasan perempuan Izadi dan anak perempuan yang dijadikan sebagai budak seks oleh militan ISIS.

Para aktivis menyalakan lilin yang diselenggarakan oleh Yayasan Free Yazidi yang digelar di depan Gedung Putih di Washington DC.

e3d93b22-8ef0-44ef-a266-615a02ef7b

Selain itu, pawai yang diselenggarakan oleh Yazda diadakan dari Alexanderplatz Gerbang Brandenburg di ibukota Jerman Berlin.

Pada bulan Agustus 2014, teroris ISIS menyerbu Sinjar dan membantai secara sistematis,  baik ditangkap dan diperbudak ribuan Izadis. PBB mengatakan sekitar 5.000 orang Izadi tewas dan ribuan lainnya, sebagian besar wanita dan anak-anak, dibawa ke penangkaran.

Selama beberapa bulan terakhir, beberapa kuburan massal yang berisi mayat, termasuk anggota kelompok minoritas Izadi, telah ditemukan di Irak dan Suriah.

Sebuah panel investigasi PBB memperingatkan pada hari Rabu bahwa ISIS masih melakukan genosida dan kejahatan lainnya terhadap kelompok minoritas Izadi di Irak. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: