Nasional

Iyyas Subiakto: Erick Thohir Senjata Jokowi Redam Kampanye Barbar Politisi ‘Idiot’

Erick Thohir, Presiden Club Inter Milan
Erick Thohir, Presiden Club Inter Milan

SURABAYA – Tulisan menarik Iyyas Subiakto di akun facebooknya membahas tentang perang melawan politisi ‘Idiot’ yang melakukan kampanye bar-bar melawan Jokowi, berikut ulasannya:

Tim kampanye Pak Jokowi sudah clear, Erick Tohir yang dianggap sukses mengendalikan bisnis dan event Asian Games dipercaya memenejemeni tim kampanye. Keberadaannya bukan untuk ngurusi perpolitikan internal, sudah banyak orang politik kata Pak Jokowi, jadi jelas Erick lebih kepada kepentingan kampanye yang effektif dan effisien, sekaligus pria kalem kawan dekat Sandiaga ini bisa meredam kampanye barbar yang selalu dilakukan politisi “idiot” mesin fitnah dengan kualitas rendah. Dan Sandi cawapres “lucu” ini bisa tidak asal oke oce lagi karena didepannya ada Erick teman yang diangggap piawai dalam mengelola bisnis yang menggurita.

Baca: Surat Terbuka Super Pedas Iyyas Subiakti kepada Amien Rais dan Zulkifli Hasan

Seperti yang sudah pernah saya tulis sebelumnya bahwa 2014 Pak Jokowi sudah memenangi 24 wilayah dari 34 provinsi, selisih 8,5 juta suara diatas Prabowo adalah sebuah kekuatan dasar yang menjadi modal. 2014 Pak Jokowi hanya bermodal image jadi walikota 2 kali dan 1,5 tahun gubernur DKI, beliau bisa memenangi, dia punya potensi dan sekaligus memang Tuhan menghendaki, kun fayakun!, Indonesia terselamatkan dari jarahan berkepanjangan dari tangan-tangan “jalang” yang berbalut kesantunan dalam melakukan penyamunan.

Baca: Iyyas Subiakto Semprot Karni Ilyas

Setelah menyelesaikan priode amanah pertama dengan hasil pembangunan luar biasa, dimana-mana terasa, rakyat makin cinta. Modal ini pastilah akan menguatkan image bahwa Jokowi bekerja untuk rakyat, sanggahan cuma dari orang gila yang tak bisa merajalela seperti sediakala mengangkangi uang negara sekaligus membuat rakyat sengsara. Secara kasat mata insyaallah suara rakyat akan makin menguat kepada Jokowi, hanya epidemi gila masal bila bisa menggeser 8,5 juta suara dari Jokowi ke Prabowo dalam kondisi dimana hasil kerja menjadi fakta, bukan lelucon panci, harga telor, emak-emak, tagar-tagar, isu kemiskinan dari mulut murahan orang yang pernah ada andil penghancuran tatanan kenegaraan.

Baca: Surat Pedas Iyyas Subiakto Kepada Amien Rais

Asumsi keikutsertaaan pemilih juga akan naik, kalau 2014 jumlah peserta yang nyoblos +/- 70 %, maka 2019 bisa naik minimal mencapai 75 % karena magnit Jokowi tidak bisa dipungkiri, rakyat sedang dipuncak eforia menikmati hasil pembangunan berkelanjutan yang tak terbantahkan. Hal lain didepan mata adalah 2 ceruk suara Prabowo sudah lepas, Padang dan NTB yang 2014 menyumbang 2,5 juta suara, 2019 minimal separuhnya bergeser ke Jokowi. Jabar dan Jatim juga akan sama halnya, dengan hadirnya Ridwal Kamil dan Dedy Mizwar sebagai orang yang berpihak sekaligus menjadi corong Jokowi serta Pak Karwo dan Khofifah juga berpihak ke Jokowi, maka dua provinsi dengan total DPT mencapai 50 juta suara ini akan dimenangi Jokowi, blla Jabar yang 2014 Prabowo meraup 14,5 juta suara dan Jokowi 9,5 juta suara, 2019 bisa kebalikannya, dan andai hal itu terjadi maka Jokowi dapat jackpot 5 juta suara. Sementara Jatim dimana 2014 Jokowi meraup 11 juta suara dan Prabowo 9,5 juta suara akan membuat posisi Jokowi semakin tak tertandingi, 3 juta suara tambahan untuk Jokowi bukan fiksi, hal ini bisa terealisasi.

Jadi, kita hanya perlu meladeni bibir tipis pesimis dari oposisi, mereka tidak punya prestasi yang bisa dijadikan amunisi makanya yang dijual fitnah dan membully, 2019 menjadi titik kulminasi, dimana Prabowo – Sandi siap-siap untuk harakiri.

Tugas kita sebagai relawan, kawan, atau apa saja yang mendukung Jokowi harus terus bersiap menangkal dan membalikkan tebaran keburukan, fitnah, hoax, dan sejenisnya kepada mulut mesin yang menghasilkannya, agar isu itu menjadi bumerang buat mereka. Kita tidak usah deklarasi, yang dibutuhkan adalah konsistensi mendukung Jokowi untuk Indonesia yang terus diintip srigala pemangsa. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Iyyas Subiakto

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Erick Thohir, Langkah Jitu Jokowi | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: