Fokus

Isu SARA Jelang Pilkada, Ketum PBNU: Jangan Jual Nama Tuhan dalam Berpolitik

Sabtu, 10 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang musim Pilkada, banyak pihak yang menggunakan isu SARA sebagai bahan untuk menjatuhkan pihak lain. Ketua Umum PBNU Prof. Dr. Said Aqil Siradj mengatakan hal tersebut sebagai kesalahan yang besar. (Baca: Inilah Slogan Pembodohan HTI-Kelompok Khilafah yang Ingin Hancurkan NKRI)

“Itu salah besar. Jangan sampai mempolitisir agama atau mengagamakan politik,” ujar Said dalam pelantikan Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia di kantor DPP PDIP, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (8/9). Said juga menyampaikan kepada pihak yang memprovokatori menggunakan isu SARA, maka akan mencoreng agama maupun nilai dari politik itu sendiri. “Nanti seperti menjual Tuhan,” ucapnya. (Baca: Mohammad Guntur Romli: Anak-Anak yang Diperalat Oleh Hizbut Tahrir)

Sebagai salah satu contoh, belakangan ini beredar video yang menolak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju dalam Pilgub DKI. Video dibuat oleh mahasiswa yang menggunakan almamater Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta dalam kelompok Gema Pembebasan. (Baca: WASPADA! Embrio Khilafah HTI Anti Pancasila Tumbuh Subur di Kampus Indonesia)

Salah satu aktivis dari UNJ, Febi Rizki Rinaldi dalam video mengajak umat Islam untuk tidak memilih Ahok lantaran kafir. Febi pun dituding bermain isu SARA. Namun menurut Febi hal itu tidak termasuk SARA. (SFA)

Sumber: Hariansib

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: