Fokus

Israel Perketat Langkah Militer untuk Blokade Masjid al-Aqsa

Sabtu, 29 Juli 2017 – 07.43 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YERUSALEM – Otoritas pendudukan Israel pada Jumat pagi (28/07) telah memberlakukan langkah-langkah militer yang ketat di tengah kota Yerusalem yang diduduki, di kota tua Yerussalem dan di sekitar Masjid al-Aqsa hingga ke barak militer untuk membatasi gerak warga Palestina dan melarang mereka untuk melakukan sholat di dalam Masjid al-Aqsa. (Baca: Masjid al-Aqsa Dirusak Diam, Kedutaan Saudi Dibakar Marah??)

Kantor berita Palestina “WAFA” mengungkapkan bahwa “otoritas pendudukan Israel telah mengumumkan tentang langkah-langkah ketat untuk membatasi kebebasan warga Yerusalem untuk melaksanakan sholat jum’at di dalam Masjid al-Aqsa dan melarang para pemuda untuk melakukan sholat di dalam Mesjid A-Aqsa di mana wilayah-wilayah dan jalan-jalan yang berdekatan dengan dengan tembok kota bersejarah di Yerusalem ditutup. Tidak hanya itu, wilayah yang membentang dari Silwan, wilayah Ras Al-Amud, Sawwanah, Wadi Joz dan Sheikh Jarrah, jalan-jalan utamanya yang berdekatan dengan tembok Yerusalem juga turut ditutup serta wilayah yang membentang dari Bab Al-Amod dan jalan Sultan Sulaiman, Herodes Gate hingga Lions Gate juga ditutup”.

Sementara itu, pasukan pendudukan Israel pada kamis malam (27/07) telah menangkap lebih dari 120 jamaah yang berdiam di Masjid al-Aqsa dan puluhan orang mengalami luka-luka diantaranya 15 orang terluka karena terkena peluru karet di kepalanya serta melukai 6 paramedis saat penyerbuan meluas yang dilakukan pasukan Israel ke Masjid al-Aqsa dari Dung Gate. (Baca: Anggota Knesset Israel Serukan Bangun Sinagoga di Halaman Masjid Al-Aqsha)

Pasukan Israel dilaporkan telah menyerbu Masjid al-Aqsa dengan menembakkan peluru karet dan bom pembakar yang bersuara keras serta gas beracun sebelum memberlakukan blokade pada jamaah yang sholat untuk mengeluarkan para jamaah dari Masjid al-Aqsa dan jumlah jamaah yang ditangkap oleh pasukan Israel mencapai 120 orang, termasuk dua penjaga mesjid.

Asosiasi paramedis Yerusalem mengatakan bahwa pasukan Israel melarang paramedis memasuki Masjid al-Aqsa meskipun ada banyak korban terluka yang mengalami kondisi serius bahkan pasukan Israel juga menyerang mereka.

Sementara itu, di kota Jenin di Tepi Barat berbagai tindakan provokatif dari pasukan Israel terus berlangsung, pasukan pendudukan Israel pada Jumat pagi (28/07) telah menangkap seorang pemuda Palestina setelah menyerbu desa pemuda ini di Anin, barat kota Jenin dan menghancurkan rumah keluarganya. (Baca: Netanyahu: Warga Palestina Harus Akui Israel Sebagai Negara Yahudi)

Pasukan pendudukan Israel terus melakukan kampanye Yahudisasi mereka di kota Yerusalem dan kota-kota lain di Tepi Barat, melakukan pelanggaran terhadap kebebasan rakyat Palestina, memberlakukan keadaan siaga militer yang meluas untuk mengintimidasi rakyat Palestina, mengerahkan kekuatan militer besar di kota Yerusalem,  di sekitar kota tua Yerusalem, Masjid al-Aqsa dan kota-kota lainnya, mendirikan barikade dan melakukan patroli dengan berjalan kaki, kendaraan ataupun dengan kavaleri ketika mayoritas rakyat Yerusalem bergerak untuk menanggapi langkah-langkah Israel yang membatasi kebebasan warga Palestina untuk memasuki Masjid al-Aqsa dan mereka ingin melindungi kota-kota dan tempat-tempat suci Palestina. (SFA)

Sumber: SANA

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: