Internasional

Israel Berikan Sanksi Sadis Terhadap Keluarga Ahed Tamimi Pejuang Muda Palestina

Ahed Tamimi

Jum’at, 12 Januari 2018 – 13.03 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ISRAEL – Surat kabar Israel Today mengungkapkan bahwa Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman telah menandatangani serangkaian keputusan untuk menghukum keluarga Ahed Tamimi.

Surat kabar Israel ini mengatakan bahwa keputusan tersebut diantaranya adalah melarang 20 orang keluarganya untuk memasuki Palestina yang diduduki tahun 1948, dan melarang ayah Ahed Tamimi untuk berpergian.

Baca: KEJAM! Tak Mau Damai dengan Israel, AS Potong Bantuan Bagi Palestina

Surat kabar ini mengungkapkan bahwa otoritas Israel menuduh keluarga Tamimi sebagai penghasut. Sementara itu, Ahed Tamimi masih terus ditahan dalam penjara sambil menunggu akhir persidangannya dengan tuduhan “memprovokasi dan bentrok dengan tentara Israel”.

Pengadilan militer Israel memutuskan untuk mengabulkan permintaan Jaksa Penuntut Umum untuk memperpanjang masa tahanan Tamimi sambil menunggu penyelidikan.

Bulan lalu, tentara Israel telah menangkap seorang gadis Palestina, Ahed Tamimi di desa al-Nabi al-Salih yang dituduh telah menampar seorang tentara Israel. Sejak kecil, Ahed memang dikenal pantang takut jika berhadapan dengan tentara Israel yang menjajah desanya.

Baca: BERANI! Pemuda Palestina Lempar Mobil Menteri Israel dengan Batu & Bom Molotov

Ini bukanlah kisah pertama Ahed yang menghebohkan. Sebelumnya pada 2015 ketika dia berusia 14 tahun, videonya yang berkelahi dengan tentara Israel juga merengkuh penonton di seluruh dunia. Ketika itu, Ahed Tamimi yang bertubuh mungil menggigit tentara Israel yang mencoba menangkap adiknya, Mohammed, yang berusia 11 tahun.

Bassam al-Tamimi, ayah dari gadis Palestina tersebut mengatakan pada 2 Januari lalu bahwa “pihak berwenang dari otoritas pendudukan Israel tengah menyelidiki putrinya seolah-olah sedang menyelidiki salah satu tahanan militer, di mana semua metode interogasi yang keras dilakukan terhadap putrinya”.

Baca: Hamza Bendelladj Hacker Robin Hood Muda Bagi Palestina

Dalam sebuah wawancara dengan Al-Mayadin, ayah Ahed Tamimi mengatakan bahwa “putrinya dianggap telah mengguncang pendudukan Israel yang tenggelam dalam fantasi Alkitab dan keunggulan superioritas atas orang lain” yang mendorong Menteri Israel Naftali Bennet dan Avigdor Liebermen untuk melemparkan pernyataan melawan Ahed untuk menjaga hak Israel.

Menanggapi sikap Ahed Tamimi pada tentara Israel, Lieberman mengatakan, “bahkan keluarga dan kerabat gadis Palestina Ahed Tamimi tidak akan loos dari hukuman karena telah mengusir tentara Israel dari desa Ramallah”. Ia juga mengatakan bahwa “siapa yang menyerang di siang hari, akan ditangkap malam harinya”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: