Headline News

Israel-Arab Saudi Kompak Hadapi Iran di Kawasan

Jum’at, 17 November 2017 – 07.34 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ISRAEL – Kepala Staf Militer Israel, Letnan Jenderal Gadi Eizenkot, mengatakan Tel Aviv siap berbagi intelijen dengan Arab Saudi dalam usaha bersama mereka untuk menghadapi Iran. Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar online Elaf, pada hari Kamis, Eizenkot mengklaim bahwa Iran adalah “ancaman terbesar bagi kawasan” dan berusaha “menguasai Timur Tengah”.

“Inilah yang harus dicegah di kawasan ini,” dia melanjutkan dengan mengatakan, dan menegaskan bahwa Tel Aviv dan Riyadh sepenuhnya sepakat mengenai niat Iran.

Eizenkot lebih lanjut menyatakan kesiapan Israel “bertukar pengalaman dengan negara-negara Arab dan pertukaran intelijen untuk menghadapi Iran,” harian yang berbasis di London melaporkan.

Ditanya mengenai apakah Israel telah membagikan data tersebut dengan Riyadh baru-baru ini, Eizenkot menjawab, “Kami siap untuk berbagi informasi jika diperlukan. Ada banyak kepentingan bersama antara Arab Saudi dan kami. “

Dia juga menuduh Iran mencoba mengacaukan kawasan dengan membangun pabrik senjata dan memasok senjata ke kelompok perlawanan seperti Hizbullah.

Kepala militer Israel membuat tuduhan bahkan saat dia mengklaim bahwa situasi keamanan Israel tidak pernah lebih baik dari sekarang. Israel dan Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik, namun secara luas diyakini memiliki hubungan rahasia.

Dalam beberapa bulan terakhir, ada banyak laporan dari kedua belah pihak yang berencana membangun hubungan diplomatik secara penuh.

Pada hari Selasa, surat kabar al-Akhbar Lebanon menerbitkan sebuah surat rahasia dari Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang mengajukan rencana untuk normalisasi hubungan dengan Israel meskipun “resiko” dari serangan balik publik.

Pada bulan September, media Israel dan Arab melaporkan bahwa seorang pangeran Saudi telah melakukan perjalanan ke Israel dan mengadakan konsultasi dengan pejabat senior Israel mengenai “perdamaian regional”.

Sebulan kemudian, seorang pejabat Israel, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada AFP bahwa Bin Salman sebenarnya adalah pangeran yang mengunjungi Israel. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: