Fokus

Israel Alokasikan 17 Juta Dolar Untuk Permukiman Baru di Tepi Barat

Senin, 04 September 2017 – 00.21 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ISRAEL – Pemerintah Israel telah menyetujui anggaran sebesar 17 juta dolar untuk membangun sebuah permukiman baru yang diberi nama Amihai di sebelah selatan kota Nablus di Tepi Barat, wilayah ini sebagai kompensasi bagi para pemukim Yahudi yang telah dievakuasi pada awal tahun 2017 lalu dari pemukiman Amona.

Baca: Sekjen PBB Kecewa atas Keputusan Israel Bangun Pemukiman Baru

Keputusan pemerintah Israel untuk membangun permukiman baru antara kota Ramallah dengan Nablus di Tepi Barat merupakan keputusan pertama sejak tahun 1990-an.

Beberapa bulan yang lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji akan melakukan penyelesaian untuk memberikan permukiman baru untuk para pemukim Yahudi dari permukiman Amona yang telah dievakuasi pada awal tahun 2017 lalu berdasarkan keputusan Mahkamah Agung yang kemudian disepakati bahwa pemukiman tersebut “dibangun di atas tanah Palestina”.

Dalam hal ini, Menteri Kehakiman Israel, Ilyas Shaked juga meminta Netanyahu untuk memenuhi janjinya untuk mendirikan permukiman baru bagi penduduk pemukiman Migron yang telah dievakuasi 5 tahun lalu.

Baca: Israel Rampas Pertanian Warga Palestina untuk Perluasan Pemukiman Illegal

Permukiman Israel merupakan batu sandungan bagi perundingan antara Palestina dan Israel. Perserikatan Bangsa-bangsa menekankan ilegalitas pemukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki.

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan pada awal Juli 2016 oleh Kuartet Internasional Proses Perdamaian Timur Tengah menegaskan bahwa berlanjutnya tindak kekerasan dan terorisme terhadap warga sipil dan tindakan provokatif serta berlanjutnya kebijakan pemukiman Yahudi sama sekali tidak sesuai dengan solusi damai konflik Palestina-Israel.

Baca: Netanyahu: Warga Palestina Harus Akui Israel Sebagai Negara Yahudi

Dewan Keamanan PBB pada 23 Desember lalu  mengeluarkan resolusi 2334 (1993) yang meminta Israel untuk menghentikan kegiatan permukiman di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur dan menetapkan ilegalitas permukiman Israel di wilayah yang diduduki sejak 1967. (SFA)

Sumber: arabic.sputniknews.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: