Amerika

ISIS Penggal Intelijen Rusia

Rabu, 10 Mei 2017 – 07.33 Wib,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Kelompok teroris Takfiri ISIS telah merilis sebuah rekaman video yang konon menunjukkan pemenggalan petugas intelijen Rusia yang ditangkap di Suriah, sebuah laporan mengatakan. (Baca: Rusia Sikat Habis Markas ISIS di Raqqah dengan Rudal Canggih)

SITE Intelligence Group, sebuah organisasi berbasis di AS yang melacak aktivitas online teroris, melaporkan kemunculan video berbahasa Rusia yang berdurasi 12 menit tersebut pada hari Selasa.

Sementara Rusia membantah laporan dugaan eksekusi tersebut. Rekaman tersebut menunjukkan seorang militan Takfiri mengenakan belaian hitam sebelum melanjutkan pemenggalan kepala agen yang diklaim tersebut, menurut laporan tersebut. (Baca: Rusia Tangkap 7 Anggota Rahasia ISIS yang Rencanakan Aksi Teror Besar di Moskow)

Algojo terlihat dalam video yang mendesak agen-agen Rusia untuk menyerah dan berkata, “Orang idiot ini percaya janji negaranya untuk tidak meninggalkannya jika dia ditangkap.”

Pelepasan tersebut bertepatan dengan perayaan Rusia yang menandai ulang tahun kemenangan 1945 atas Nazi Jerman dengan parade militer.

Kelompok ini telah menggunakan rekaman yang dibuat dengan ahli sebagai sarana intimidasi dalam banyak kesempatan. Video propaganda tersebut telah menampilkan teroris ISIS yang mengeksekusi orang dari berbagai negara, termasuk Rusia dan Jepang.

Pada bulan September 2015, Rusia mulai memberi pinjaman kekuatan udara ke operasi kontra terorisme pada militer Suriah. Dukungan tersebut telah terbukti sangat efektif melawan teroris Takfiri, di antara milisi-milisi yang didukung Barat dan sekutu regionalnya, yang beroperasi melawan pemerintah Damaskus sejak tahun 2011. (Baca: Serangan Udara Rusia Hancurkan 14.000 Fasilitas Sumber Penghasilan ISIS)

ISIS merilis sebuah video pada bulan November tahun itu, mengancam serangan di Rusia sebagai pembalasan atas serangan udara cadangan. Video tersebut menampilkan nyanyian “Segera, segera, darah akan tumpah seperti samudera.”

Kelompok teroris telah menyita tanah Suriah setelah mengambil alih negara itu pada tahun 2014. Namun, wilayahnya mulai berkurang sejak diluncurkannya operasi Rusia. Dan sekarang telah direduksi ke kota Raqqah di utara Suriah. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: