Internasional

ISIS Eksekusi Mati Dua Warga Sipil di Barat Anbar Irak

Kamis, 16 Maret 2017 – 00.05 Wib,

SALAFYNEWS.COM, IRAK – Organisasi teroris ISIS baru-baru ini telah menjalankan eksekusi mati terhadap dua warga sipil di benteng terkahir mereka dan wilayah paling berbahaya yang terletak di antara provinsi al-Anbar di Irak barat dan wilayah Suriah sebagaimana yang diungkapkan oleh wartawan Sputnik di Irak. (Baca: ISIS Eksekusi Saudara Kandung Gara-gara Hina Abu Bakar Baghdadi)

Organisasi teroris ISIS ini telah mengeksekusi dua warga sipil yang memiliki kendaraan kargo yang besar dengan menembak keduanya. Keduanya dituduh menyelundupkan warga sipil dari tanah khilafah yakni wilayah al-Qaim di barat provinsi Anbar yang dikuasai ISIS, sebagaimana yang diungkapkan wartawan Sputnik seperti dikutip dari sebuah sumber lokal di Anbar Irak pada hari selasa (14/03).

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya ini mengungkapkan bahwa dua warga sipil yang dieksekusi ini adalah sopir mobil angkutan yang berasal dari wilayah al-Rutbah dan mereka dieksekusi pada hari senin (13/03) di al-Qaim yang merupakan benteng pertahanan terakhir ISIS di Anbar barat yang berbatasan dengan Suriah. (Baca: ISIS Eksekusi Beberapa Komandannya Sendiri Agar Bisa Melarikan Diri dari Medan Perang)

Dilaporkan bahwa organisasi teroris ISIS sejak awal pekan ini telah meledakkan perbatasan antara Irak dan Suriah dalam upaya pencegahan, dimana mereka ingin mempertahankan sisa kekuasaannya di benteng terakhir mereka di dalam wilayah Irak.

Menurut sumber lokal Irak mengungkapkan pada hari minggu (12/03) bahwa organisasi ISIS telah menanam alat peledak di gurun yang menghubungkan wilayah al-Qaim di barat Anbar di Irak barat dengan kota al-Bukamal yang berada di perbatasan Suriah.

Sumber tersebut mengatakan bahwa mereka meledakkan gurun tersebut dengan bahan peledak tujuannya untuk mencegah larinya warga sipil yang digunakan organisasi teroris ISIS sebagai perisai manusia untuk menangkis serangan dari koalisi internasional dan AU Irak yang berbasis di al-Qaim dan al-Bukamal, seperti dilansir Arabic.SputnikNews (14/03). (Baca: SADIS.. ISIS Eksekusi Mati 45 Anggotanya Kabur dengan Cara Dibekukan)

Perlu dicatat bahwa organisasi teroris ISIS telah kehilangan kekuasaannya di sebagian besar wilayah kekuasaannya di provinsi Anbar yang luasnya mencapai sepertiga Irak adapun wilayah yang tersisa yang masih mereka kuasai hanyalah daerah perbatasan yang bersebelahan dengan wilayah Suriah yakni Anah, Rawa dan al-Qaim. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: