Headline News

ISIS Ancam Bunuh Siapa Saja yang Kibarkan Bendera Palestina di Kamp Yarmouk

Sabtu, 25 Februari 2017 – 16.40 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Organisasi teroris ISIS yang berada di kamp Yarmouk di ibukota Suriah Damaskus mengancam akan mengeksekusi siapapun yang mengibarkan bendera Palestina di kamp tersebut. (Baca: Ratu Rani Yordania: ISIS Bukan Islam)

Sumber-sumber lokal mengungkapkan bahwa “telah datang perintah dari Emir ISIS di kamp Yarmouk yang disebarkan anggota-anggota ISIS kepada warga setempat yang melarang mengibarkan bendera apapun selain bendera ISIS dan mereka mengancam akan membunuh siapapun yang berani mengibarkan bendera Palestina”.

Para anggota ISIS bahkan menurunkan bendera Palestina yang berada di depan makam para martir terdahulu dan di pintu masuk wilayah Hajr al-Aswad, dan menginjak-injaknya, dan mengumumkan dimulainya pelarangan pengibaran bendera Palestina. (Baca: ISIS Bukan Organisasi Jihad Islam, Tapi Operasi CIA dan Mossad)

Selain itu, sejak awal tahun ajaran 2016, ISIS menghapus semua kurikulum pembelajaran resmi TK dan SD dan memberlakukan kurikulum khusus buatan mereka pada setiap sekolah negeri dan sekolah swasta yang merupakan ancaman yang nyata bagi ribuan siswa yang berada di kamp Yarmouk.

Tidak hanya itu, lebih dari 170.000 pengungsi Palestina terpaksa meninggalkan kamp Yarmouk sejak 17 Desember 2012 dan pindah ke beberapa wilayah tetangga sambil menunggu kesempatan kembali ke kamp Yarmouk dengan aman, dan pengungsi Palestina yang tersisa di dalam kamp tidak lebih dari 7.000 orang, seperti dilansir Mepanorama (24/02). (Baca: Ulama Irak: Teroris ISIS Ciptakan Negara Dajjal Bukan Pemerintahan Islam)

Menurut data statistik yang ada, jumlah pengungsi Palestina yang berada di Suriah mencapai 620.000 orang yang tersebar di 10 kamp pengungsian. Sementara itu, para aktivis menyebarkan video yang menampilkan aksi anggota teroris ISIS yang membakar bendera Palestina sesaat setelah menguasai kamp Yarmouk yang merupakan kamp pengungsi warga Palestina di Suriah pada tahun lalu, aksi para teroris ini menuai banyak kecaman. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: