Headline News

IRGC: Yaman Tembakkan Rudal Miliknya Sendiri ke Arab Saudi

Senin, 08 Januari 2018 – 08.35 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEHERAN – Komandan utama Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) membantah tuduhan yang dilancarkan oleh AS dan sekutunya tentang pasokan rudal kepada pasukan Yaman. “Rudal yang menghujani Arab Saudi adalah milik Yaman yang telah dimodifikasi dan jangkauannya telah meningkat,” Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari mengatakan pada hari Minggu.

Baca: Zarif Semprot AS Terkait Laporan Palsu Nikki Haley Sebut Rudal Yaman dari Iran

Dia menambahkan bahwa tidak ada kemungkinan sama sekali bahwa Republik Islam Iran dapat mentransfer rudal ke Yaman. Dia mengatakan AS dan wayangnya (Arab Saudi) sejauh ini telah menyebarkan banyak kebohongan dan melontarkan banyak tuduhan terhadap Iran.

“Bagaimana mungkin mengirim senjata, khususnya rudal, ke negara yang sepenuhnya dikepung, bahkan untuk mengirim bantuan medis dan bahan makanan saja tidak bisa?” tanya komandan IRGC.

Menteri pertahanan Iran juga mengumumkan bahwa Republik Islam Iran akan mengajukan keluhan kepada PBB mengenai klaim Haley bahwa puing-puing rudal yang diduga diambil di Arab Saudi berasal dari Iran.

Baca: Surat Rahasia Panel PBB Ungkap Tak Ada Rudal Kiriman Iran ke Houthi di Yaman

Brigadir Jenderal Amir Hatami menambahkan bahwa teknisi militer Iran sedang menyelidiki tuduhan pemerintah AS dan sedang mempersiapkan sebuah pengaduan untuk diajukan ke PBB.

Musuh-musuh Republik Islam Iran dapat mengajukan klaim apapun, namun begitu keluhan [Iran] diajukan, sebagian dari rudal yang diajukan harus diserahkan ke Iran sehingga kami dapat memberikan kesimpulan akhir setelah inspeksi,” Hatami menegaskan.

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley pada 14 Desember tampil dalam sebuah pertunjukan di depan sebuah tabung besar yang hangus, dia mengklaim bahwa tabung itu sebagai “bukti konkret” bahwa Iran memberikan rudal kepada pasukan Yaman yang berperang melawan agresi Arab Saudi di negara mereka.

Baca: Rusia: Manuver Busuk AS di Iran Hanya Untuk Tekan Teheran

Menanggapi tuduhan Haley, misi Iran di PBB secara kategoris menyatakan bahwa tuduhan itu “tidak berdasar”, bahwa klaim sebuah rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi dari Yaman dipasok oleh Republik Islam.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan menyusul tuduhan Haley, misi tersebut mengatakan, “Tuduhan ini juga berusaha menutupi kejahatan perang Saudi di Yaman dan keterlibatan AS, serta mengalihkan perhatian internasional dan regional dari perang terhadap orang-orang Yaman yang sejauh ini telah membunuh lebih dari 13.500 warga sipil, menyebabkan 3 juta orang mengungsi, melumpuhkan infrastruktur dan sistem kesehatan Yaman serta mendorong negara itu ke ambang kelaparan terbesar yang telah dialami dunia selama beberapa dekade, seperti yang telah diperingatkan PBB.”

Pada tanggal 14 Desember, Abdel-Malek al-Ejri, seorang pejabat senior gerakan Houthi Ansarullah Yaman, mengatakan bahwa Yaman telah menembakkan rudal ke Arab Saudi sejak dimulai agresi militer pada tahun 2015.

“Setelah tiga tahun perang, Amerika tiba-tiba menemukan bukti bahwa Iran mendukung Houthi,” tulisnya dalam sebuah pesan di akun Twitter-nya.

“Amerika tidak menemukan bukti apapun dalam semua rudal yang ditembakkan dari Yaman sampai sekarang. Mereka ingin memberi orang-orang Arab sebuah cerita untuk mengalihkan perhatian mereka dari Yerusalem al-Quds. Alih-alih marah kepada Israel, mereka justru mengepalkan tangan kepada Iran,” ujar Abdel Malik, mengacu pada dorongan Washington untuk memindahkan misi diplomatiknya di Israel dari Tel Aviv ke kota Yerusalem yang diduduki.

Bahkan PBB membantah klaim rudal AS terhadap Iran, dimana Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dalam sebuah laporan rahasia yang diperoleh AFP bahwa tim badan dunia yang mengunjungi Riyadh untuk meneliti bukti yang dituduhkan, tidak menemukan bukti. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: