Headline News

Iran Desak Dialog Intra Yaman untuk Gagalkan Plot Musuh

Senin, 04 Desember 2017 – 07.33 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEHERAN – Republik Islam Iran mengatakan dialog adalah cara terbaik bagi berbagai kelompok di Yaman, untuk menyelesaikan perselisihan mereka dan mencegah musuh memanfaatkan situasi tersebut di tengah bentrokan kekerasan antara pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh dan pejuang Houthi.

Baca: Houthi: Makar Saudi, Amerika Serta Israel di Libanon dan Yaman Gagal Total

“Pasukan Yaman dapat menyingkirkan alasan apapun, yang dapat dimanfaatkan oleh musuh-musuh bangsa Yaman, melalui dialog dan resolusi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi pada hari Minggu.

Mengacu pada kelanjutan agresi brutal Saudi terhadap Yaman, yang mengakibatkan kehancuran infrastruktur negara tersebut, blokade menyeluruh dan pembunuhan massal orang-orang Yaman, diplomat Iran menyatakan harapannya bahwa semua kelompok Yaman, partai politik dan sosial akan tetap dalam solidaritas dan mempertahankan front persatuan nasional melawan agresi Saudi dan sekutunya.

Juru bicara Iran meminta semua pasukan Yaman untuk menahan diri dan tenang dalam menyelesaikan perbedaan mereka.

Baca: Jubir Koalisi Saudi: Agresi Saudi di Yaman Wakili Kepentingan Zionis Israel

Pasukan yang setia kepada mantan presiden Yaman tersebut telah bersekutu dengan pejuang Houthi Ansarullah melawan invasi pimpinan Arab Saudi. Namun, pendukung mereka terlibat dalam konflik bersenjata di ibukota Sana’a selama beberapa hari terakhir di tengah ketegangan hubungan antara kedua belah pihak.

Berbicara dalam pidato di televisi pada hari Sabtu, pemimpin gerakan Houthi Ansarullah, Abdul Malik al-Houthi, meminta semua kelompok Yaman untuk terus menjaga perdamaian, persatuan dan stabilitas di negara tersebut, dan mendesak Saleh untuk bersikap bijaksana dan mempertimbangkan kepentingan nasional Yaman.

Dia menuntut agar Yaman fokus pada agresi Saudi, dan menegaskan bahwa pembagian di antara faksi Yaman hanya akan melayani kepentingan koalisi pimpinan Saudi, yang telah membombardir Yaman selama lebih dari dua tahun yang menewaskan lebih dari 12.000 orang.

Sebelumnya pada hari Minggu, Dewan Politik Tertinggi Yaman, yang menjalankan urusan negara, mengatakan bahwa situasi di Sana’a kembali normal setelah beberapa hari bentrokan.

Baca: Inilah Serangan Paling Brutal dan Biadab Saudi-Amerika di Yaman

Dalam sebuah pernyataan, Kepala Dewan Politik Tertinggi Yaman, Saleh Ali al-Sammad, meminta semua orang Yaman, partai politik dan suku untuk menahan diri dan bersabar dalam melawan tindakan agresi serta tidak berkontribusi pada “konspirasi” yang dimaksudkan untuk memicu ketegangan. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: