Asia

Iran Akan Pantau dan Awasi Gencatan Senjata di Zona Aman Suriah

Selasa, 30 Mei 2017 – 11.43 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEHERAN – Tehran siap untuk menyediakan pasukan keamanan yang diperlukan untuk mengawasi gencatan senjata di zona de-eskalasi Suriah untuk mencapai kesepakatan yang diperlukan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi pada hari Senin. (Baca: Israel dan AS Kompak Tendang Iran di Suriah dan Kawasan Timur Tengah)

“Jika alasan yang dibutuhkan memadai, maka akan ada kebutuhan untuk menempatkan pasukan yang dapat memantau gencatan senjata … Kami siap untuk mengambil tindakan ini jika kesepakatan yang diperlukan tercapai,” kata Qassemi, seperti dikutip oleh kantor berita Tasnim.

Juru bicara tersebut menegaskan bahwa perundingan trilateral antara Iran, Rusia dan Turki mengenai gencatan senjata Suriah dan zona aman sedang berlangsung. (Baca: Iran-Rusia: AS Telah Rencanakan Serangan ke Suriah)

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa Rusia akan berkontribusi pada pembentukan kelompok yang bertujuan untuk memantau gencatan senjata Suriah di zona de-eskalasi dalam waktu dekat.

Pada tanggal 4 Mei, Rusia, Turki dan Iran menandatangani memorandum tentang pembentukan empat zona aman Suriah sebagai bagian dari perundingan Astana. Zona tersebut meliputi provinsi barat laut Idlib dan bagian-bagian dari Latakia, Hama dan Aleppo, sebelah utara provinsi pusat Homs, Ghouta Timur dekat Damaskus, serta daerah selatan Daraa dan Quneitra. Memorandum tersebut mulai berlaku pada tanggal 6 Mei.

Suriah telah berada dalam perang sipil selama enam tahun, dimana pasukan pemerintah berperang melawan kedua kelompok oposisi Suriah yang berusaha untuk menggulingkan Presiden Bashar Assad, dan kelompok-kelompok ekstremis dan teroris seperti ISIS dan Front al-Nusra (Jabhat Fateh al-Sham), yang keduanya dilarang di Rusia. (SFA)

Sumber: Sputnik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: