Headline News

Intelijen Libanon Tak Temukan Upaya Pembunuhan Saad Hariri

Senin, 06 November 2017 – 06.21 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LIBANON – Militer Lebanon mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan plot pembunuhan setelah perdana menteri mengundurkan diri, Saad al-Hariri, yang menyatakan bahwa pengunduran dirinya karena ada rencana untuk membunuhnya.

Baca: Pidato Pedas Presiden Lebanon di Sidang PBB Kecam Zionis Israel

Pihak militer, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu (05/11/2017), mengumumkan bahwa intelijen yang dimilikinya selain penangkapan dan penyidikan yang sedang berlangsung belum menemukan “adanya rencana pembunuhan di negara ini”.

Dalam sebuah pidato yang disiarkan dari Arab Saudi oleh jaringan berita televisi berbahasa Arab Al-Arabiya, Hariri mengumumkan pengunduran dirinya, dengan banyak alasan, termasuk situasi keamanan di Lebanon. Dia juga mengatakan bahwa dia merasakan sebuah plot sedang menetas melawan hidupnya.

Baca: Pasukan Libanon Bongkar Sel Spionase Mossad Israel

Hariri menuduh Republik Islam Iran dan Hizbullah mencampuri urusan negara-negara Arab; sebuah tuduhan berulang kali ditolak. Hariri mengumumkan pengunduran dirinya menyusul kunjungan ke Arab Saudi.

Pengunduran diri tersebut juga terjadi kurang dari sebulan setelah dia mengumumkan rencana untuk bergabung antara pemerintah dengan Hizbullah.

Saad Hariri menjadi perdana menteri Libanon pada 2016 setelah menjalani masa jabatan antara November 2009 dan Juni 2011.

Baca: Hizbullah Serahkan Pos-pos Perbatasan ke Tentara Libanon

Dia adalah putra mantan perdana menteri Libanon, Rafiq Hariri, yang terbunuh pada tahun 2005. Hariri juga telah menjadi pemimpin partai Gerakan Masa Depan sejak tahun 2005.

Sementara itu, sumber-sumber informasi di istana kepresidenan Libanon mengatakan pada hari Minggu bahwa Presiden Michel Aoun tidak akan memutuskan apakah akan menerima atau menolak pengunduran diri Hariri sampai dia kembali ke Lebanon untuk menjelaskan alasannya.

Tidak ada pengganti yang jelas untuk Hariri dan dengan menolak menerima pengunduran dirinya, Aoun terlihat menunda konsultasi politik dengan perdana menteri baru.

Menurut Reuters, surat kabar milik Saudi Asharq al-Awsat telah mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang dekat dengan Hariri karena berspekulasi bahwa dia mungkin tidak akan kembali ke Libanon, karena dugaan ancaman keamanan terhadap dirinya. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: