Headline News

Intelijen Irak: Abu Bakr al-Baghdadi kehilangan fungsi otak

Abu Bakr al-Baghdadi
Pemimpin Teroris, Abu Bakr al-Baghdadi

IRAK – Sumber-sumber intelijen Irak mengklaim bahwa pemimpin kelompok teroris ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi telah kehilangan fungsi otaknya, dan menambahkan bahwa perpecahan semakin melebar dari sebelumnya atas penggantinya, seperti dilansir FNA (13/08).

Baca: Kemlu Rusia: Sangat Mungkin Pemimpin ISIS Al-Baghdadi Telah Tewas

Kantor berita Sumeriyeh mengutip sumber-sumber Irak bahwa Abu Bakar al-Baghdadi telah kehilangan fungsi otaknya karena cedera yang dideritanya dalam serangan udara Irak pada pertemuan komandan ISIS di Suriah, dan menambahkan bahwa Baghdadi tidak dapat bergerak.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kondisi kesehatan Baghdadi yang berarti kematian sebenarnya telah meningkatkan perbedaan dan perselisihan yang belum pernah terjadi sebelumnya di antara komandan ISIS atas penunjukan penggantinya.

Situs berita itu lebih lanjut mengatakan bahwa beberapa komandan non-Irak dari ISIS telah mengangkat Abu Othman Tunisi sebagai pengganti Baghdadi, sementara komandan kelompok teroris Irak telah menyuarakan oposisi yang kuat terhadap pemilihannya.

Baca: Setelah Tewas Dalam Serangan Rusia, Siapa Pengganti Al-Baghdadi?

Sebuah laporan mengatakan pada bulan Mei bahwa pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi -masih menjadi orang yang paling dicari di dunia, dengan harga $ 25 juta atas kepalanya- yang diyakini masih berada di gurun Suriah.

Beberapa pejabat mengatakan Baghdadi mungkin berlindung di benteng ISIS yang tersisa di Lembah Sungai Eufrat di sisi Suriah yang berbatasan dengan Irak, Fox News melaporkan.

“Informasi terakhir yang kami miliki adalah dia berada di Al-Hajin, Suriah, 18 mil dari perbatasan provinsi Deir Ezzur,” Abu Ali al-Basri, direktur jenderal intelijen dan kantor kontra-terorisme di Kementerian Dalam Negeri Irak, mengatakan pada Fox News.

Baca: Intelijen: Abu Bakar al-Baghdadi Minggat dari Mosul

Al-Basri menambahkan bahwa informasi baru tentang keberadaan Baghdadi datang beberapa hari terakhir, dan digunakan untuk melakukan “serangan kuat” terhadap pasukan Rusia, Suriah, dan Iran.

Juru Bicara Departemen Pertahanan Irak Brigjen. Jenderal Yahya Rasool mengkonfirmasi kepada Fox bahwa al-Baghdadi masih hidup, dan ia mungkin berada di daerah perbatasan Timur Sungai Eufrat, mungkin di kota al-Shadaddah di provinsi al-Hasaka, timur laut Suriah.

“Tidak sulit baginya bersembunyi di gurun Suriah,” tambah perwira itu.

Para ahli juga menekankan bahwa Baghdadi mungkin tidak memiliki kontak dengan anggota ISIS lainnya, dan tidak pernah menetap di daerah ketika pertempuran atau serangan sangat kuat. Angkatan udara Irak meningkatkan serangannya terhadap sasaran ISIS di Suriah. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: