Afrika

Intelijen Bongkar Gerak-gerik Jahat Saudi di Mesir

Kamis, 09 Februari 2017 – 12.27 Wib,

SALAFYNEWS.COM, KAIRO – Sumber intelijen Mesir mengatakan bahwa setelah kegagalan Ahmed Qattan, Duta Besar Saudi untuk Kairo dalam melayani kepentingan Riyadh di Mesir, penyerahan dokumen-dokumen rahasia Mesir untuk Turki al-Faisal, Mantan Ketua Umum Intelijen Saudi sudah tidak bisa lagi digunakan. Dalam kondisi genting ini ia mencoba mengundang Nabil Fahmy dan Sami Hafez Annan, Amr Moussa dan Mustafa Feki serta beberapa pejabat dari partai Mesir lainnya untuk membangun hubungan kembali dan membahas koordinasi strategi untuk kendalikan presiden Mesir El-Sisi dan mengalihkannya sesuai dengan kehendak Arab Saudi. (Baca: Arab Saudi Ancam Mesir)

Sumber-sumber itu menegaskan bahwa Turki al-Faisal dalam beberapa bulan terakhir mencoba untuk mewawancarai sejumlah organisasi hak asasi manusia yang bekerja di Mesir, namun Intelijen Umum Mesir menjadi penghalang dan mencegahnya untuk melakukan wawancara sebagaimana sikap Murad Muwafi mantan kepala Intelijen Umum Mesir menolak untuk dikunjungi. (Baca: Buntut Perseteruan dengan Saudi, Mesir Diserang Teror Oleh Qatar, Turki dan Ikhwanul Muslimin)

Perlu disebutkan bahwa Turki al-Faisal percaya bahwa Presiden Mesir El-Sisi ingin memperbaiki hubungan dengan Arab Saudi dan kebijakannya saat ini adalah untuk memikat kerajaan serta untuk mendapatkan lebih banyak bantuan sebagaimana yang diyakini Turki al-Faisal. (Baca: Bin Salman Ancam Presiden Mesir Dengan Kudeta)

Ia juga berpendapat bahwa desakan El-Sisi atas kebijakan tersebut bukan karena kepentingannya dan menyebabkan konsekuensi serius yang mungkin dapat mengusir dia dari kursi pemerintahan. (SFA)

Sumber: Middle East Panorama

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Intelijen Bongkar Gerak-gerik Jahat Saudi di Mesir | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: