Fokus

Inilah Taktik Busuk Abu Tours Cari Mangsa

Penipuan Travel Umrah

Sabtu, 31 Maret 2018 – 11.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, Jakarta – Kasus penipuan berkedok travel umrah oleh Abu Tours bagai pinang dibelah dua dengan First Travel. Keduanya sama-sama menggelapkan uang calon jamaah umrah dan pada akhirnya terungkap uang tersebut digunakan masing-masing pemilik perusahaan biro perjalanan ibadah umrah itu untuk bergaya hidup mewah.

Polisi mengatakan modus kejahatan Abu Tours mirip-mirip First Travel: para korban diiming-imingi umrah dengan harga ekonomis. Tetapi bedanya, Abu Tours tidak mengendorse artis sebagai alat pemupuk kepercayaan para korbannya, inilah taktik busuk Abu Tours mencari mangsa.

Baca: Netizen: Artikel Super, Apa Agama Pilot?

“Dia (Abu Tours) pancing dulu (korbannya). Begini, misalnya ada 10 jemaah, dia kasih umrah murah misalnya Rp 15 juta, tapi fasilitasnya super mewah seperti (umrah kelas) bintang 5,” kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Dicky Sondani kepada detikcom, Jumat (30/3/2018).

Kenyataannya, kata Dicky, uang Rp 15 juta tak bisa untuk membiayai perjalanan umrah. Dia menghitung kalau biaya pesawat pulang pergi Indonesia-Arab Saudi saja sudah memakan belasan juta, belum termasuk biaya hotel dan kegiatan umrah di Arab.

“Kalau Rp 15 juta itu saja sudah tidak mungkin bisa berangkat. Karena ongkos ke sana saja Rp 12 sampai Rp 13 juta. Itu logikanya,” ujar Dicky.

Baca: First Travel dan Penipuan Berkedok Umroh Murah

Dicky mengungkapkan Hamzah Mamba, pemilik Abu Tours, sengaja mewujudkan hal tak masuk akal itu untuk memancing ketertarikan dan kepercayaan masyarakat. Pelaku telah memprediksi cerita umrah dengan harga ekonomis tetapi fasilitas mewah itu akan menyebar dari mulut ke mulut.

“Cara dia itu orang dikasih enak dulu, otomatis mereka senang dan mereka cerita ke kampungnya. 10 orang ini misalnya akan cerita ke mana-mana dan akhirnya masyarakat berbondong-bondong (daftarkan diri ke Abu Tours),” terang Dicky.

Baca: Indonesia Darurat “Perang” Agama

Dicky kemudian menerangkan tindak lanjut kepolisian terhadap kasus penggelapan dana calon jemaah umrah ini adalah mengejar aset-aset milik Hamzah Mamba. Harapan kepolissian, jika aset-aset terkumpul dan pengadilan memutuskan aset-aset tersebut dilelang, masyarakat yang merugi dapat menerima gantinya. (SFA/DetikNews)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: PT Global Inspira Tipu 5.000 Jamaah Umroh | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: