Headline News

Inilah Rangkaian Serangan Sapu Bersih ISIS oleh Rusia di Hama Suriah

Jum’at, 06 Oktober 2017 – 08.34 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Pasukan angkatan udara Rusia meluncurkan serangan menghancurkan pada kelompok teroris Jabhat Al Nusra, yang menewaskan 49 teroris termasuk tujuh petingginya, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca: Serangan AU Rusia Tewaskan 12 Komandan Teroris

Pasukan angkatan udara Rusia membunuh 49 gerilyawan, termasuk tujuh pemimpin kelompok teroris Jabhat Nusra, dalam sebuah serangan presisi di Suriah, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayjen Igor Konashenkov mengatakan pada hari Kamis. “Sebagai hasil dari serangan presisi oleh bomber Su-34, 49 gerilyawan dieliminasi, termasuk tujuh pemimpin kelompok militan ‘sektor timur al-Nusra’,” kata Konashenkov.

“Kehancuran yang dibuat oleh Komando Angkatan Udara Rusia atas Jabhat al-Nusra telah menyebabkan pemimpin Abu Muhammad al-Julani dalam kondisi kritis, dan menyebabkan kebingungan di kalangan teroris di seluruh provinsi Idlib,” kata Konashenkov.

Kelompok yang sebelumnya menyebut dirinya Jabhat al-Nusra menciptakan Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) awal tahun ini di samping organisasi teroris lainnya di provinsi Idlib. HTS segera diumumkan sebagai organisasi teroris oleh AS dan PBB sebelum mendapatkan kontrol atas Idlib selama musim panas; Rusia masih mengacu pada nama lama kelompok tersebut.

Baca: Serangan AU Rusia Sebabkan Panglima Tinggi Militan Suriah Luka Kritis

Kementerian tersebut melaporkan pada hari Rabu bahwa serangan jet tempur Rusia di Suriah membuat Julani memiliki luka fragmentasi yang parah dan dalam kondisi kritis.

Angkatan Udara Rusia telah menghancurkan gudang persenjataan terbesar Nusra di provinsi Idlib, Suriah, tempat teroris menyimpan lebih dari 1.000 metrik ton amunisi. Rusia, bersama dengan Iran dan pasukan milisi setempat, telah membantu pemerintah Suriah dalam perang melawan kelompok teroris yang mendatangkan malapetaka di negara Arab sejak 2011. Moskow telah melakukan operasi anti-teroris di Suriah sejak 30 September 2015, atas perintah Presiden Suriah Bashar Assad.

Baca: Dua Hari AU Rusia Habisi 304 Teroris di Deir Ezzor dan Tewaskan 7 Komandan ISIS

Perang yang sedang berlangsung di Suriah telah menyebabkan sekitar 220.000 orang tewas dan mengungsikan sekitar 12 juta orang (populasi pra-perang nasional lebih dari 20 juta orang, namun sebagian besar pengungsi mengungsi, tinggal di wilayah yang dikuasai pemerintah). Banyak dari mereka yang telah meninggalkan tanah airnya ke negara-negara seperti Turki, Lebanon dan Yordania, sementara yang lain mencari suaka di Eropa, menjadikannya krisis kemanusiaan terbesar sejak Perang Dunia II, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa. (SFA)

Sumber: SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: