Headline News

Inilah Misteri Kenapa Arab Saudi Tak Lagi Ingin Gulingkan Bashar Assad

Selasa, 08 Agustus 2017 – 07.22 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Menurut Ahmad Al Asrawi, anggota “oposisi Suriah” dan Komite Negosiasi Tinggi yang berbasis di Riyadh (HNC), Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al Jubeir secara resmi telah mundur dari mendesak Presiden Suriah Bashar Assad untuk mundur, mengingat itu adalah masalah internal yang sepenuhnya berada di tangan orang-orang Suriah, bukan orang Saudi. (Baca: Bashar Assad “Tutup Segera Semua Kedutaan Israel ”: Video)

Dalam percakapan dengan Televisi Al Mayadeen, Al Asrawi mengatakan bahwa Al Jubeir meyakinkan bahwa Dewan Tertinggi Arab Saudi mendukung upaya apapun, yang bertujuan untuk menemukan solusi politik di Suriah, terutama jika memberikan jaminan kedaulatan dan integritas teritorial Suriah tetap utuh.

Sumber di Jenewa mencatat bahwa Al Jubeir telah memberi tahu Komisi Agung untuk negosiasi mengenai sikap terakhir Saudi berkenaan keberlangsungan Assad dalam kekuasaannya di Suriah.

Menurut Al Asrawi, Al Jubeir mengatakan bahwa pendekatan masyarakat internasional untuk memerangi terorisme setelah tindakan teroris yang menghancurkan ibu kota Prancis di Paris, tidaklah benar dan telah menyebabkan terbunuhnya puluhan orang. (Baca: Dokumen Rahasia Ungkap Taktik Saudi Gulingkan Bashar Assad Suriah)

Dia menambahkan bahwa Al Jubeir memuji keputusan baru dari Komite Negosiasi Tinggi (HNC), yang mencakup pembentukan sebuah komite untuk menindaklanjuti program yang berbasis di Kairo dan Moskow, agar berpartisipasi dalam delegasi kesatuan negosiator. Yang mana juga akan ada wakil persatuan “oposisi Suriah” dalam sesi pembicaraan mengenai penyelesaian krisis Suriah di Jenewa. Mereka juga menekankan bahwa keseluruhan proses politik memerlukan perundingan langsung dengan Damaskus, yang telah memastikan bahwa Arab Saudi tidak memiliki maksud untuk ikut campur dalam konflik tersebut. (Baca: Inilah “Tamparan” Keras Lavrov Kepada Menlu Saudi)

Al Asrawi juga mencatat bahwa kepala Komite Negosiasi Tinggi (HNC), Riyad Fared Hijab, telah meminta maaf karena tidak menghadiri putaran terakhir perundingan Jenewa mengenai penyelesaian krisis Suriah, karena masalah kesehatan. (SFA)

Sumber: SOTT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: