Eropa

Inilah Informasi Terbaru Sang Jagal Dubes Rusia di Turki

Rabu, 21 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Inilah informasi terbaru sang jagal dubes Rusia dari Turki. Menurut media Turki mengungkapkan bahwa Mevlud Mert Altintas yang melakukan pembunuhan atas Duta Besar Rusia, Andrey Karlov, telah mengambil alih tugas menjaga kedutaan Rusia di Ankara letika terjai demo di depannya pada pekan lalu.

Menurut Saluran “NTV” Turki, yang mengutip dari sumber-sumber keamanan pada Selasa 20 Desember, mengatakan bahwa Mevlud Altintas diperbantukan oleh kepolisian Turki untuk menjaga Kedutaan Besar Rusia di ibukota Turki ketika terjadi demonstrasi massal di depan Kedubes Rusia yang memprotes operasi militer Rusia di Aleppo. (Baca: Video Penembakan Dubes Rusia di Ankara, Turki Pasca Pembebasan Aleppo)

Sumber-sumber keamanan Turki mengatakan bahwa 9 dari 11 tembakan yang ditembakkan oleh Mevlud Altintas mengenai duta besar Rusia saat menyampaikan pidatonya pada pembukaan pameran fotografi di Ankara.

Menurut informasi yang didapatkan media, pelaku penembakan ini Mevlud Altintas berusia 23 tahun, yang bertugas di kepolisian, dan ia mengambil cuti dari pekerjaannya. Menjelang pelaksanaan serangan tersebut, ia memesan kamar di sebuah hotel yang dekat dengan tempat kejadian yang telah direncanakannya. Di malam hari, Altintas pergi ke Contemporary Art Center yang di dalamnya terdapan galeri foto, dan ia memasuki aula setelah menunjukkan tanda pengenal polisi yang ia miliki kepada penjaga. Dan ketika di dalam aula, Altintas yang menggunakan setelan resmi berhenti di belakang duta besar Rusia, sehingga dianggap sebagai pengawal dubes Rusia Andrey Karlov hingga ia bisa dengan leluasa dan bebas menembak dubes Rusia dari belakang hingga tewas, seperti dilansir olhe kantor berita Arabic.rt (20/12). (Baca: Analis: Pembunuhan Dubes Rusia Tamparan Keras Buat Turki)

Surat kabar “Hurriyet” melaporkan bahwa Altintas bertindak yang sama pada saat kudeta bulan Juli lalu, ketika ia bertugas di kepolisian Diyarbakir, ia juga mengambil cuti selama dua hari sebelum pecahnya peristiwa upaya kudeta, dan ia pergi ke Ankara dimana ia juga tinggal di sebuah hotel.

Kudeta Turki

Altintas telah ditangkap oleh kepala polisi yang saat itu telah memberikannya izin cuti atas dugaan keterlibatan dalam upaya kudeta, dan saat itu Altintas juga menghentikan dirinya dari pekerjaan untuk  sementara waktu, tetapi ia kembali ke pekerjaannya pada 16 November lalu. (Baca: Surat Kabar Saudi “Okaz” Puji Pembunuhan Dubes Rusia di Turki)

Menurut informasi media, Altintas lulus dari sekolah tingg di provinsi Izmir pada tahun 2014 dan kemudian langsung bergabung dengan kepolisian. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: