Fokus

Inilah Alasan Kenapa Saiful Huda Tantang Yusril

Yusril Ihza Mahendra

Kamis, 05 April 2018 – 06.03 Wib,

BANDUNG – Saiful Huda Ems (SHE) seorang advokat dan juga penulis lagi-lagi mengeluarkan statemen beraninya kepada Yusril dalam akun facebooknya, inilah alasan kenapa Saiful menantang Yusril debat terbuka, berikut ulasannya:

MENGAPA SAYA HARUS MENANTANG Prof. YUSRIL?

Pernyataan-pernyataan Prof. Yusril selama ini di berbagai tempat sangat tendensius, penuh fitnah, arogan, penuh pemutar balikan fakta dan menghasut, yang dapat menstimulus terjadinya kerusuhan nasional.

Maka demi dan untuk meluruskan kembali pemikiran dan ucapan-ucapan Prof. Yusril yang menyimpang itu, saya harus menantang Prof. Yusril untuk duel argumentasi hukum, politik, agama, sejarah dll.nya yang selama ini dinyatakannya secara salah kaprah.

Baca: Surat Tantangan Terbuka Aktivis SHE Kepada Yusril

Itu saja tujuan saya menantang debat terbuka dengan Prof. Yusril agar masyarakat tidak terhasut dan digelincirkannya ke pemahaman hukum, politik, sejarah dan agama yang salah dan mengakibatkan perpecahan bangsa.

Bagi saya, seorang advokat apalagi profesor seharusnya mempunyai tanggung jawab moral yang besar untuk menegakkan kebenaran dan keadilan, dan bukan malah terus menerus menghasut masyarakat untuk mempersoalkan hak politik orang lain yang tidak seagama dengannya.

Baca: SHE: Yusril Sang Pengkhianat Intelektual

Negeri ini milik semua warga negaranya yang sudah sah menurut undang-undang. Negeri ini milik semua para pemeluk agama dan kepercayaan yang sudah sah atau diakui oleh negara, maka mempersoalkan hak politik mereka yang berbeda agama atau kepercayaan dengannya adalah suatu bentuk provokasi terselubung!

Baca: Advokat Saiful Huda Bongkar Jejak Politik Amien Rais

Oh ya, ucapan Prof. Yusril yang menggoblok-goblokkan presiden (meski tak menyebut nama) adalah suatu sikap pengecut dan tidak etis ducapkan oleh seorang profesor kecuali oleh seorang provokator, terlebih lagi ketika Prof. Yusril memfitnah Ahok dan ayah kandungnya yang dikatakannya bukan sebagai WNI yang kemudian dibantah oleh adik kandung Ahok, yakni Fifi Lety. Demikian hal yang bisa saya jelaskan. Terimakasih. Wassalam. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: