Eropa

Independent: Tokoh Teroris, ISIS Dibantu Turki Akan Serang Afrika Utara

Senin, 12 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Koran inggris “the Independent” hari minggu (11/09), mengungkap kelompok kriminal ISIS akan muncul sekali lagi di Afrika Utara, dan Turki ikut terlibat dengan kelompok ISIS dalam pengiriman senjata yang melintasi perbatasannya, tentara tentara ISIS masih selalu ada di Jarablus Suriah di perbatasan  dengan Turki. (Baca: Pemerintah Tunisia Akui Ribuan Warganya Gabung Teroris ISIS di Libya)

Koran itu juga mengutip sebuah wawancara dengan salah satu pemimpin ISiS yang dikenal dengan sebutan “Faraj” yang usianya masih 30 tahun, “ia berkata, ketika kita berkata bahwa ISIS akan tetap eksis dan meluas itu bukan hanya kata kata puitis saja, atau sekedar propaganda, karena kami sudah mempersiapkan pasukan dan tentara dengan jumlah yang banyak untuk membangun kembali kekuatannya di Saudi, Mesir, Libya dan Tunisia, sesungguhnya kita memiliki sarang lebah yang saat ini sedang tidur di seluruh penjuru alam, dan jumlah kami semakin meningkat.

Faraj mengungkapkan adanya kerjasama yang erat antara kelompok teroris ISIS dan Turki, bagaimana cara mereka mentransfer para tentara asing dari Turki ke Suriah, dimana ISIS memerintahkan agar mereka berbaur dengan rakyat sipil dan masuk dalam kehidupan dan urusan mereka secara khusus. (Baca: CIA: Pengaruh ISIS Akan Selalu Ada di Irak dan Suriah)

Ia juga menambahkan bahwa Turki telah mendukung militer ISIS di daerah Til Abyadh jalan masuk ISIS dari perbatasan Turki ketika mereka terjebak dengan serangan tank di Suriah tahun 2015 dan kami telah menerima banyak senjata dan amunisi tanpa hambatan dari penjaga perbatasan Turki.

Ia juga melanjutkan bahwa ISIS akan muncul untuk kesekian kali di Afrika Utara, dan ia menyatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan memang ingin menghancurkan Suriah di sela-sela konflik dengan Kurdi, dan mendukung ISIS menuju wilayah Suriah. (Baca: Intelijen Bulgaria Bongkar Bisnis Minyak Gelap Turki-ISIS di Eropa)

Ia menyebut telah jelas bahwa sistem pemerintahan Erdogan sangat mendukung organisasi teroris dengan mengijinkan mereka melintasi perbatasan dan melindungi mereka di wilayah Turki terutama dalam perniagaan dengan ISIS di pasar gelap Minyak, dan ini yang sering diungkap Rusia beberapa kali. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: