Nasional

Indahnya Toleransi, Tokoh Papua Apresiasi Pemuda Nasrani Jaga Shalat Idul Fitri

Rabu, 28 Juni 2017 – 07.15 Wib,

SALAFYNEWS.COM, PAPUA – Tokoh Papua Thaha Al Hamid mengapresiasi toleransi umat beragama yang ditunjukkan oleh pemuda Nasrani yang ikut menjaga pengamanan selama salat Idul Fitri di sejumlah masjid di Kota Jayapura, Minggu (25/6). (Baca: Abu Janda: Banser Jaga Gereja & Pecalang Jaga Shalat Ied Karena Kami Indonesia)

Thaha menuturkan, salah satu masjid yang dijaga oleh pemuda nasrani yakni Masjid Al-Askar Bucen II Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Menurut tokoh yang kritis soal pembangunan itu, pemuda dari Gereja GKI Maranatha Polimak I membantu aparat kepolisian menjaga keamanan jalannya salat id di Masjid Al-Askar.

Tidak hanya pengamanan, mereka juga ikut membantu petugas Polantas dari Polsek Jayapura Selatan dan Polres Jayapura Kota untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas. “Mereka (pemuda) itu membantu umat muslim yang hendak menyebrang sebelum dan sesudah shalat, umat muslim yang hendak keluar dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” ujarnya. “Saya mengapresiasi toleransi umat beragama yang ditunjukkan oleh pemuda nasrani ini,” tambahnya. (Baca: Abu Janda Al-Boliwudi: Mengenang Riyanto Pahlawan Toleran dari Banser NU)

Selain Shalat Ied, katanya, para pemuda ini juga ikut menjaga keamanan dan kenyamanan umat muslim selama menjalankan shalat Taraweh di sejumlah Masjid di Jayapura. “Saya berharap toleransi umat beragama seperti ini terus terjaga, tidak hanya di Jayapura, tapi juga diberlakukan di daerah lain di Provinsi Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Frits Ramandey yang kini menjabat sebagai majelis di GKI Maranatha mengatakan pada Minggu (25/6) lonceng gereja di bunyikan dalam suara cinta kasih untuk umat bersekutu, subuh itu 22 pemuda gereja dari GKI Maranatha Polimak I bergegas menuju sejumlah lokasih gema shalat Idul Fitri 1438 H berkumandang untuk menjaga keamanan. (Baca: Inilah Pidato Super Jokowi)

Dua jam kemudian mereka kembali ke gereja dalam tawah dan syukur karna telah membantu mengatur arus lalu lintas bahkan keamanan shalat Idul Fitri bagi umat muslim. “Suasana hari minggu dan salat Idul Fitri yang bersamaan dan kuatnya toleransi di kota ini,” tutur Frits. (SFA)

Sumber: PapuaNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: