Amerika Latin

Ikuti Langkah AS, Guatemala Mulai Pindahkan Kedubesnya ke Yerusalem

Guatemala

GUATEMALA – Selasa malam (01/05) negara Guatemala memulai pengalihan kedutaannya dari Tel Aviv (wilayah Palestina tengah yang diduduki sejak tahun 1948) ke markas barunya di ibukota Yerusalem yang diduduki, seperti dilansir Al Alam (02/05).

Baca: Tujuh Profil Negara Kecil Pendukung Resolusi AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Surat kabar Hareetz Ibrani, pada hari Rabu (02/05) mengatakan bahwa Guatemala sedang bersiap-siap untuk melaksanakan acara pembukaan kedutaan baru secara resmi di taman teknlogi di daerah Malha di Yerusalem, yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 16 Mei, yakni setelah diresmikannya kedutaan AS di Yerusalem.

Presiden Guatemala, Jimmy Morales diperkirakan akan turut berpartisipasi dalam acara peresmian kedutaan baru tersebut, yang disebut-sebut akan dilaksanakan dua hari setelah peresmian Kedutaan Besar AS yang dijadwalkan di Yerusalem.

Baca: Menlu Palestina Kecam Keras Putusan Guatemala Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam tweet di situs jejaring sosial Twitter, “Saya sangat terkesan melihat bendera Guatemala berkibar di Yerusalem, sebelum pembukaan kedutaan di bulan ini”.

“Teman-teman terkasih, selamat datang di ibu kota kita yang kekal (mengacu pada Yerusalem yang diduduki)”, ungkap Netanyahu yang ditujukan pada Guatemala.

Perlu diketahui bahwa partai-partai politik di Rumania, Republik Ceko, Paraguay dan Honduras dalam beberapa bulan terkahir ini telah memikirkan kemungkinan untuk mengambil langkah serupa, tetapi sampai hari ini tidak ada satu pun dari mereka yang mengambil keputusan untuk memindahkan kedutaan dan misi diplomatiknya dalam langkah pengakuan Yerusalem sebagai ibukota pendudukan Zionis Israel.

Baca: Persiapan Pindah Kedubes, AS Beli Hotel di Yerusalem

Sementara itu, sebelumnya pada hari Selasa (01/05), presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa ia berencana untuk turut berpartisipasi dalam acara pembukaan Kedubes AS di Yerusalem yang dijadwalkan akan dilaksanakan bulan ini.

Trump mengatakan pekan lalu bahwa ia telah menolak rencana untuk membangun sebuah kedutaan baru di kota dengan biaya sekitar 1 miliar dolar. Dia telah memilih rencana pembangunan yang lebih murah dan lebih cepat, termasuk konsulat AS yang sekarang dibangun di selatan yerusalem untuk mengakomodasi kedutaan. Menurut Trump, biaya total dari langkah pemindahan kedutaan ini diperkirakan berkisar dari 300.000 hingga 400.000 dolar. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: