Amerika

HRW Sambut Baik Masuknya Koalisi Saudi dalam Daftar Hitam Pelanggar HAM di Yaman

Sabtu, 07 Oktober 2017 – 06.07 Wib,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Organisasi HAM Internasional telah menyambut baik keputusan Sekjen PBB Antonio Guterres yang telah memasukkan koalisi Saudi ke dalam daftar hitam negara-negara yang melanggar hak anak-anak di zona konflik, dimana serangan yang terus menerus dilancarkan oleh koalisi Saudi telah menyebabkan ribuan anak-anak dan perempuan tewas dan terluka dan telah menghancurkan puluhan sekolah dan rumah sakit di Yaman.

Baca: The Times: DK PBB Cantumkan Koalisi Saudi di Yaman dalam Daftar Hitam

Joe Baker, direktur bagian HAM dari organisasi Human Rights Watch mengatakan bahwa “dimasukkannya koalisi Saudi ke dalam daftar hitam harus disertai dengan rencana operasional yang jelas untuk memastikan bahwa koalisi Saudi akan memenuhi kewajibannya untuk melindungi anak-anak”.

Ia menambahkan bahwa “sudah saatnya koalisi Saudi menghentikan agresi barbarnya di Yaman sepenuhnya”.

Sementara itu, Human Rights Watch yang berpusat di AS meminta pemerintah AS untuk menunda semua penjualan senjata kepada Arab Saudi dan meminta koalisi Saudi untuk berhenti membuat “janji palsu” dan mengizinkan sampainya bahan bakar dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan di Yaman. Human Rights Watch juga menegaskan tentang pentingya koalisi Saudi untuk segera menghentikan serangan ilegal mereka tersebut di Yaman.

Baca: Inilah Daftar Pembantaian dan Kejahatan Agresi Saudi-AS Atas Warga Muslim Yaman

Selain itu, perwakilan dari Amnesty International di PBB, Shirin Tadros mengatakan bahwa “Kami senang Guterres melakukan apa yang gagal dilakukan oleh pendahulunya, dan menyadari bahwa sejumlah besar anak-anak terbunuh tanpa dosa akibat agresi barbar dari koalisi Arab”. Tadros juga menuntut pelarangan penjualan senjata ke negara-negara anggota koalisi Saudi.

Adapun organisasi “Sam” yang bergerak dalam bidang hak dan kebebasan juga menyambut baik masuknya koalisi Saudi ke dalam daftar hitam. Pemimpin Sam, Nabil al-Bidhani mengatakan bahwa reaksi para pakar HAM di dunia atas apa yang terjadi di Yaman akan memberi kontribusi untuk mendorong para politisi mencapai solusi karena pelanggaran tersebut berada di bawah pengawasan internasional dan negara-negara koalisi Saudi terutama Arab Saudi dan UEA telah mencapai batas akhir dengan organisasi internasional.

Di Paris, organisasi HAM Internasional “Avdé” yang berbasis di Paris juga turut menyambut baik resolusi PBB tersebut. Hal ini juga disambut baik oleh Watchlist, organisasi yang bergerak dalam bidak hak anak-anak dalam konflik bersenjata yang berbasis di New York  dan mengatakan bahwa keputusan ini adalah langkah penting dalam menahan mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran HAM tersebut dan mencegah mereka melakukan serangan serupa pada waktu yang akan datang di Yaman.

Baca: Amnesty Internasional: Serang Pemukiman Warga Bukti Saudi Makin Brutal di Yaman

Dilaporkan bahwa PBB pada hari Kamis malam (05/10) telah memasukkan koalisi Saudi ke dalam daftar hitam pelanggar hak anak-anak di zona konflik. Ini adalah pertama kalinya koalisi Saudi di Yaman yang dibentuk pada tahun 2015  telah dimasukkan ke dalam daftar hitam internasional pelanggar hak-hak anak-anak di zona konflik. (SFA)

Sumber: Al Jazeera

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: