Internasional

Houthi: Rezim Saudi adalah Penjahat dan Pembawa Bendera Kemunafikan

Kamis, 13 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Pemimpin gerakan Ansarullah Houthi Yaman mengatakan Arab Saudi ingin menghancurkan dunia Islam dan dia menggambarkan rezim Riyadh sebagai “pembawa bendera kemunafikan”. (Baca: PERINGATAN SETAHUN PERANG YAMAN, Pesan Pedas Houthi Kepada Tirani Saudi-AS-Israel)

Rezim SAUDI Budak Zionis dan AS Untuk Hancurkan Dunia Islam

“Rezim Saudi adalah penjahat dan pembawa bendera kemunafikan,” kata Abdul Malik Houthi pada hari Rabu (12/10), dan menambahkan bahwa “rezim Saudi bertindak sebagai budak Amerika, dan telah mulai menghancurkan negara-negara Muslim dan membunuh penduduknya, serta memerangi Islam atas nama agama”. (Baca: Terorisme dan Wahabi Alat Barat-Saudi Hancurkan Islam)

Pemimpin Houthi dalam pertemuannya dengan ribuan rakyat Yaman yang turun ke jalan-jalan ibukota pada Rabu kemarin, mengatakan agresi militer Saudi terhadap Yaman dilakukan di bawah pengawasan AS.

Demo Warga Yaman

Abdul-Malik al-Houthi juga mengutuk atas kejahatan Amerika di berbagai belahan dunia, termasuk Irak, Afghanistan, dan Palestina, serta mengatakan AS sedang mencari kesempatan untuk memperkenalkan diri sebagai penyelamat bangsa.

Dia juga mengutuk serangan udara mematikan Saudi baru-baru ini, yang menewaskan lebih dari 140 warga Yaman di ibukota Sana’a, dan mengecam upaya yang bertujuan untuk menutupi kejahatannya.

“Kejahatan ini menyerukan kepada kita untuk menghadapi agresor dengan serius, karena jika tidak mereka akan terus melakukan kejahatan dan kekejaman seperti itu,” tambahnya.

Houthi juga mengingatkan bahwa PBB tidak mampu mengakhiri perang di Yaman, dan menekankan perlawanan bangsa tertindas Yaman akan terus berlanjut sampai para agresor mengemis perdamaian. (Baca: Perang Yaman dan Kebohongan Media Timur Tengah)

Yaman adalah negara Arab yang paling miskin, telah berada di bawah serangan udara Arab Saudi tanpa henti sejak Maret 2015, ketika Arab Saudi meluncurkan agresi militer terhadap negara tetangga dalam upaya untuk melemahkan gerakan Ansarullah dan mengembalikan Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, sekutu setia Riyadh, yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden negara itu.

Dalam salah satu serangan tunggal paling mematikan di negara itu, jet tempur Saudi membombardir sebuah aula pemakaman yang dipenuhi para pelayat di Sana’a pada hari Sabtu. Serangan itu, menewaskan lebih dari 140 orang dan melukai setidaknya 525 orang lainnya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: