Nasional

Hoax Dahsyat Serang Ibunda Jokowi

Jum’at, 10 November 2017 – 19.12 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Dalam waktu yang hampir bersamaan, sejumlah akun seperti dikomando memposting hoax yang sangat keji. Mereka mempertanyakan dimana ibunda Presiden Jokowi. Padahal nyata-nyata Ibu Sujiatmi atau biasa disebut Eyang Noto ada di setiap prosesi. Dari siraman, midodareni hingga resepsi beliau ada. Saya saksinya dan melihat sendiri.

Baca: Hasut dan Hoax Tentang Ibunda Jokowi di Toraja

Informasi palsu tentang absennya Eyang di kondangan cucunya begitu cepat menyeruak ke lorong-lorong setiap media sosial dan grup-grup WA kumpulan RT, ibu pengajian, wali murid dll. Reaksi netizen pun lebih kejam lagi di kolom-kolom komentar. Entah siapa yang tega melakukan ini semua.

Ada pihak yang memang dengan sengaja meneruskan fitnah yang sempat digelindingkan manusia yang sekarang sedang meringkuk di tahanan. Berusaha membangun keyakinkan orang bahwa Eyang Noto bukan ibunda Presiden JKW. Lebih jauh lagi berusaha meyakinkan publik bahwa selama ini JKW meminta seorang menjadi ibunya menggantikan ibu kandung yang tidak jelas. Apapun dilakukan untuk menyerang. Apa lagi tujuannya kalau bukan demi pertaruhan di 2019.

Baca: Kisah Ibunda Jokowi dan Nenek Jonru yang Masuk Neraka

Ini adalah hoax paling edan seputar mantu mbak Kahiyang-Bobby. Padahal sudah sangat jelas di tayangan televisi, Eyanglah pinisepuh yang menyiramkan air bunga pertama kali di prosesi siraman. Dia juga selalu disebut-sebut namanya dan dimuliakan di setiap prosesi susulan.

Yang lebih parah adalah jargon-jargon agama dipakai untuk menebar fitna/hoax. Padahal tak ada satupun agama yang menghalalkan fitnah untuk meraih surga.

Konon satu di antara postingan fitnah ini sudah dihapus. Namun setelah terlanjur ribuan orang menyukai dan ratusan lainnya membagikan, diikuti efek lanjutan, berupa postingan orang-orang tentang isu yang sama, dengan cara lebih kejam.

Baca: Doa Ibunda Jokowi Terkabulkan

Fitnah memang seperti tumpukan bulu yang ditebarkan. Saat sudah disebar, akan gampang tertiup angin tak mudah dipungut kembali karena sudah hinggap di tempat-tempat yang jauh dan tersembunyi. (SFA)

Sumber: Akun  Facebook Niken Satyawati

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: