Headline News

Hizbullah Kepung Teroris ISIS di Perbatasan Suriah-Lebanon

Jum’at, 25 Agustus 2017 – 06.54 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LEBANON – Pemimpin gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon mengatakan bahwa kelompol bersenjata teroris ISIS Takfiri sekarang terkepung di atas wilayah seluas 60 kilometer persegi, yang berada di perbatasan Lebanon dengan Suriah, setelah beberapa di antaranya terbunuh oleh pejuang Hizbullah.

Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah membuat pernyataan pada hari Kamis (24/08) saat berbicara kepada para pendukung gerakan perlawanan melalui sebuah pidato di televisi yang disiarkan langsung dari ibukota Lebanon, Beirut. (Baca: Lavrov: Hizbullah Bukan Organisasi Teroris)

Nasrallah juga menyentuh operasi kontra-terorisme tentara Libanon melawan militan Takfiri di desa Ras Baalbek dan kota al-Qaa yang mayoritas Kristen, yang terletak di wilayah Bekaa di Lebanon utara dan di perbatasan dengan Suriah.

Pada awal pidatonya, pemimpin Hizbullah Lebanon mengatakan tujuan utama operasi anti-ISIS termasuk untuk mengamankan perbatasan Lebanon dengan Suriah dan juga untuk menentukan nasib tentara Lebanon yang ditangkap oleh teroris. Dia menambahkan bahwa tujuan lain dari operasi tersebut adalah untuk mendapatkan kontrol penuh atas perbatasan barat Lebanon dan sepenuhnya mengusir para teroris ISIS. (Baca: Tentara Hizbullah & Suriah Kompak Hajar Teroris di Perbatasan Lebanon-Suriah)

Pemimpin Hizbullah mengatakan saat ini sisa-sisa teroris ISIS terkepung di area seluas 60 kilometer persegi, termasuk 20 kilometer persegi di sisi Lebanon dan 40 kilometer persegi di sisi perbatasan Suriah.

Menjelaskan situasi yang ada di medan perang, Nasrallah menyatakan bahwa 100 kilometer persegi tanah yang sebelumnya berada di bawah kendali ISIS telah terbebaskan sejauh ini dan hanya 20 kilometer persegi yang masih berada di bawah kendali teroris. Sekjen Hizbullah mengatakan lebih dari 160 kilometer persegi di sisi perbatasan Suriah berada di bawah kendali ISIS.

Dia juga menegaskan bahwa operasi tersebut benar-benar menargetkan lebih dari 310 kilometer persegi di sisi perbatasan Suriah, dan menambahkan bahwa sampai hari ini, 270 kilometer persegi wilayah tersebut telah dibebaskan. Dia menyatakan bahwa sekitar 40 kilometer persegi di sisi Suriah masih berada di bawah kendali Daesh. (Baca: Sekjen Hizbullah: AS Ciptakan ISIS dan Izinkan Negara-negara Regional Mendanainya)

Nasrallah menyatakan bahwa teroris ISIS menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia seperti yang telah mereka lakukan di kota Mosul, Irak utara. Dia menekankan bahwa para teroris telah memperpanjang proposal untuk negosiasi hanya untuk keluar dari keadaan sulit mereka saat ini.

Sebelumnya pada hari Kamis (24/08), seorang pejabat pro-Damaskus, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa teroris ISIS telah meminta tentara Suriah dan gerakan perlawanan Hizbullah untuk membiarkan mereka menarik diri dari wilayah perbatasan Lebanon-Suriah ke provinsi Deir Ezzor. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: