Internasional

Hina ISIS, Penulis Yordania Nahid Hattar Tewas Ditembak Lima Peluru : Video

Selasa, 27 Setember 2016,

SALAFYNEWS.COM, YORDANIA – Seorang pegiat media sosial menyebarkan rekaman pembunuhan penulis sekaligus jurnalis Yordania Nahid Hattar di depan Gedung Pengadilan Negeri Yordania pada Minggu (25/09) pagi di internet. (Baca: ISIS Eksekusi Saudara Kandung Gara-gara Hina Abu Bakar Baghdadi)

Surat kabar Yordania “Tomorrow” sebelumnya menyebutkan bahwa Hattar tewas dibunuh di depan Gedung Pengadilan Negeri Yordania, di Ibukota Amman Minggu pagi, setelah tiga peluru bersarang di kepalanya yang ditembakkan oleh seseorang yang telah ditangkap oleh pihak keamanan Yordania.

Laporan kedokteran forensik, Minggu (25/09), melaporkan bahwa ada 5 peluru yang bersarang di tubuh Nahid Hattar, 4 diantaranya mengenai kepala dan dada, serta peluru yang kelima mengenai lengan kanannya.

Surat Kabar Yordania “Tomorrow” menyebutkan bahwa tim forensik dari rumah sakit al-Bisher telah melakukan otopsi jasad penulis Yordania Nahid Hattar dan menjelaskan bahwa Hattar terkena 3 peluru yang bersarang di kepalanya yang menyebabkan gangguan pada otaknya dan satu peluru yang bersarang di dadanya yang menyebabkan robeknya paru-paru kirinya dan satu peluru yang bersarang di lengan kanan bagian bawah. (Baca: Sebut ISIS Sebagai Teroris, Si Kembar Asal Saudi Bantai Keluarganya)

Disebutkan bahwa proses otopsi itu dipimpin oleh Kepala Pusat Badan Forensik Nasional, Qais Qaswis dan anggotanya Dr. Mansour Maaytah, serta konsultan pertama Ahmad Audah dan konsultan Adnan Abbas serta konsultan ahli patologi Hammam al-Qotawneh.

Surat kabar itu juga menyebutkan bahwa Jaksa Agung Hashem Abu al-Foul menghadiri proses otopsi yang dilakukan untuk membedah tubuh Hattar dan mengambil sampel untuk catatan pemeriksaan. Hasil dari otopsi, diketahui bahwa penyebab kematian Hattar adalah akibat robeknya otak dan paru-parunya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: