Fokus

Hina dan Ngaku Nabi, Polisi Tangkap Rendra Pria Asal Sidoarjo

Ngaku Nabi

Surabaya – Tidak perlu demo berjilid-jilid, tidak perlu ancam-ancaman, tidak perlu teriak khilafah sana-sini, tetap tenang dan tidak terpancing politisasi, ya begitulah cara BANSER menjaga NKRI dari orang-orang sampah yang tidak bisa menjaga toleransi.

Baca: Kritikan Pedas Netizen kepada Kelompok yang Ngaku-ngaku Bela Islam

Siapapun itu, tanpa pandang ras suku dan agama, NU melalui Banser sigap menanggapi setiap masalah polemik kebangsaan tanpa pandang bulu. Sudah resmi terklarifikasi oleh teman-teman Banser, dengan koordinasi dengan pihak kepolisian setempat mereka berhasil menangkap pelaku penghina dan mengaku Rasullulah SAW.

Seperti ada pepatah Mulutmu harimaumu. Pepatah inilah yang pantas disematkan kepada Rendra Hadikurniawan. Akibat ucapannya yang menghina Nabi Muhammad akhirnya dia dijebloskan ke penjara.

Pihak kepolisian dari Polda Jatim memberikan tindakan tegas terhadapnya. Karena dianggap mengandung ujaran kebencian, Hate Speech serta melanggar undang-undang ITE. Selain itu Rendra juga dianggap menistakan Agama Islam sekaligus lewat tindakannya.

Rendra ditangkap di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/4) siang. Warga Gedangsewu, Sidoarjo itu langsung digelandang ke ruang pemeriksaan Ditreskrisus Polda Jatim. Selain itu dia dikabarkan langsung ditetapkan sebagai tersangka kemudian ditahan.

Baca: GEMPAR.. Warga Jombang Ngaku Nabi Isa

Sebelumnya dia juga sudah dilaporkan oleh Gerakan Pemuda Ansor atas ulahnya tersebut. Karena video penghinaan yang dia upload di Facebook atas nama Rhendra Kurniawan sangat viral dan menuai berbagai kecaman.

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan tindakan dari Rendra sangat meresahkan masyarakat. Selain itu bisa memecah belah juga dan memicu konflik sosial.

Menurut Barung, dia sudah ditetapkan sebagai tersangka. Rendra dijerat Pasal 45 ayat 2, junto Pasal 28 ayat 2 Undang Undang nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Dengan ancaman hukuman sampai enam tahun penjara.

Baca: Inilah Ciri-ciri Kelompok yang Suka Mengkafirkan dimata Sahabat Nabi

Dalam sebuah postingannya, selain melakukan penghinaan Rendra ini juga mengaku sebagai nabi atau rasul. “Tau gak lu, gue ini rasull,” tegasnya.

Secara provokatif dia kemudian melakukan penantangan. “Panggil semua gurumu, biar saya bakar sekalian. Bilang ya sama gurumu ditunggu al mahdi Rasull mursal,” ujarnya. (SFA)

Sumber: Surabaya Times dan Berbagai Media

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Hina dan Ngaku Nabi, Demokrat Pecat Kadernya | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: