Amerika

HEBOH! Selebaran di Korsel Sebut Trump ‘Anjing Gila dan ‘Orang Tua Gila’

Selasa, 17 Oktober 2017 – 09.22 Wib,

SALAFYNEWS.COM, KOREA SELATAN – Banyaknya selebaran propaganda anti presiden AS Donald Trump yang digambarkan secara grafis sebagai “anjing gila” dan “orang tua gila” diduga disebarkan oleh Korea Utara.

Baca: Komentar Pedas Jenderal Iran, Trump Duplikat Abu Bakar Al-Baghdadi

Pada selebaran berwarna-warni, yang ditemukan berserakan di ibukota Korea Selatan, Presiden AS Donald Trump terlihat sebagai anjing dengan ciri khas manusia yang berdiri di belakang sebuah podium “UN 2017″ yang ditulis di atasnya sambil menggigit sebuah bom di mulutnya, dengan kata-kata, “Benar-benar menghancurkan Korea Utara.”

“Akan membunuh 25.000.000 orang di Korea Utara,” kata anjing gila itu, sementara dua pria berpakaian serupa dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Korea Selatan Moon Jae in berkata, “Dia benar-benar gila” dan “Jika kita membiarkannya, akan ada perang.”

” Death to old lunatic Trump!”, tulis selebaran lain yang menunjukkan seorang tentara Korea Utara yang marah, dan menghancurkan kepala Trump.

Selebaran lain, memperlihatkan seekor anjing dipenggal dengan kapak, dengan tulisan “anjing gila, anjing Trump untuk masa depan dunia tanpa damai dan tanpa perang dan manusia.”

Baca: Kesal, Penerima Nobel Perdamaian 2017 Sebut Trump Idiot

Selebaran tampaknya dibawa oleh sebuah balon ke Korea Selatan; karena balon kadang-kadang digunakan oleh Seoul dan Pyongyang untuk menyebarkan propaganda.

“Saya cukup yakin itu berasal dari Korea Utara yang disebar melalui balon, karena angin yang bertiup pada bulan Oktober dating dari utara ke selatan dan kami mendapat laporan tentang orang lain yang menemukannya di Seoul,” kata direktur utama sebuah berita yang berbasis di Seoul, NK News, Chad O’Carroll.

Ketegangan di semenanjung Korea telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir setelah serangkaian tes senjata oleh Pyongyang, termasuk uji coba nuklir keenam dan paling kuat pada 3 September dan dua rudal diluncurkan melewati Jepang.

Baca: Perang Urat Saraf Trump dan Kim Jong Un Semakin Memanas

Masyarakat internasional telah mendesak Pyongyang untuk meninggalkan program pengembangan rudal dan nuklirnya. Pyongyang, bagaimanapun, menegaskan bahwa senjatanya bersifat defensif, bertindak sebagai penghalang terhadap agresi potensial asing. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: