Eropa

Hasil Kesepakatan Rusia-Turki Segera Pertemukan Erdogan dan Assad

Kamis, 14 Desember 2017 – 07.21 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Menteri Luar Negeri Turki Mevlud Cavusoglu telah mengatakan bahwa negaranya tidak lagi melihat ancaman dari pemerintahan Suriah. Pernyataan ini dianggap sebagai sikap politik pertama Turki yang lahir dari kesepakatan antara presiden Rusia Vladimir Putin dan presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terkait wilayah kawasan.

Baca: Erdogan: Perundingan di Sochi Tentukan Masa Depan Suriah dan Kawasan

Dalam pernyataan yang dikutip saluran berita Turki “NTV”, Menteri Turki berkata “sekarang tidak ada pembicaraan mengenai pemerintah Suriah yang mengancam kita.

Para pengamat bertanya-tanya jika hal ini adalah langkah yang pertama lahir dari kesepakatan Erdogan dan Putin lalu apakah ada langkah kedua yang akan lahir yakni pertemuan antara presiden Bashar Assad dan Erdogan di Damaskus atau Moskow?

Baca: Pertemuan Fenomenal Bashar Assad dan Erdogan dalam Waktu Dekat

Berpalingnya Turki atau kecenderungan Turki kepada Damaskus mendorong kepada optimisme bukan pada arah bahwa pemerintah Turki tidak akan berhubungan dengan Suriah dan mencintai orang-orang Suriah, namun pada arah bahwa perang dan hasil keesimbangan yang ditetapkan Rusia secara diplomatis dan menstabilkan pilar Angkatan Darat Arab Suriah dan sekutu-sekutunya di lapangan yang mulai menggambarkan arena baru dan menggulingkan tirai peperangan teroris yang menargetkan rakyat Suriah selama 7 tahun dimana ujung tombaknya salah satunya adalah Turki, sebagaimana yang diungkapkan utusan PBB yang dikutip saluran Al-Arabiya bahwa “De Mistura mengatakan kepada pihak oposisi bahwa perubahan pemerintahan dilakukan melalui konstitusi atau pemilihan, dan pihak oposisi tidak lagi mendapatkan dukungan internasional dan kegagalan pertemuan Jenewa diganti dengan konferensi Sochi”. (SFA)

Sumber: ALM

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: