Headline News

Hamas: Serukan Hari Jum’at Adalah Hari Kemarahan Lawan Zionis Israel dan Amerika

Kamis, 07 Desember 2017 – 12.36 Wib,

SALAFYNEWS.COM, PALESTINA – Gerakan Hamas Palestina meminta rakyat Palestina untuk menjadikan hari Jumat ini (08/12) sebagai “Hari Kemarahan” dalam melawan pendudukan Israel dan sebagai bentuk penolakan atas rencana pemindahan kedutaan AS ke Yerusalem dan penolakan atas pernyataan presiden AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Baca: Zionis Israel Pusing, Hamas Tolak Tiga Prasyarat Perundingan Tel Aviv

Gerakan Hamas Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “keputusan presiden AS Donald Trump adalah sebuah serangan terhadap rakyat dan negara serta kesucian prinsip-prinsip Palestina dan hal ini telah menyakiti perasaan bangsa Arab dan Islam”.

Baca: Bentrokan Dahsyat Palestina-Israel Pasca Deklarasi Trump Terkait Yerusalem Ibukota Israel

Sami Abu Zuhri, anggota Biro Hubungan Arab dan Islam dan juru bicara gerakan Hamas mengatakan bahwa “keputusan Trump mengenai status Yerusalem ini tidak akan mengubah fakta bahwa Yerusalem adalah tanah Arab-Muslim”.

Baca: Presiden Jokowi: Kami dan Rakyat Indonesia Akan Selalu Perjuangkan Palestina

Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa keputusan Trump ini adalah keputusan yang bodoh. Ia juga mengatakan bahwa waktu akan menunjukkan bahwa pecundang terbesar adalah Trump dan Netanyahu.

Sebelumnya, presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Rabu (06/12) bahwa Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem, yang mana hal ini melanggar kebijakan AS selama ini. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: