Fokus

Hajar ISIS, Tentara Irak-Hashd Al-Shaabi Pegang Penuh Kendali di Tal Afar

Minggu, 27 Agustus 2017 – 07.54 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TAL AFAR – Juru bicara Komando Operasi Gabungan Irak mengatakan tentara yang didukung oleh pejuang sekutu dari Unit Mobilisasi Populer atau yang lebih terkenal dengan sebutan Hashd Al-Shaabi, telah berhasil membebaskan sebagian besar Tal Afar saat mereka merebut kembali beberapa lingkungan dalam operasi multi cabang untuk mengusir teroris ISIS Takfiri dari kota utara tersebut. (Baca: Breaking News: Pasukan Irak & Hashd Al-Shaabi Bebaskan Kota Kunci di Tal Afar)

Brigadir Jenderal Yahya Rasool, Juru bicara Komando Operasi Gabungan Irak (JOC), mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa pasukan pemerintah dan pejuang relawan (Hashd Al-Shaabi), sekarang memegang kendali 90 persen dari Kota yang terletak 63 kilometer sebelah barat Mosul, jaringan televisi berbahasa Arab al-Sumaria melaporkan.

Dia menambahkan bahwa hanya beberapa lingkungan di Tal Afar yang masih dikendalikan oleh ISIS.

Komandan operasi pembebasan Tal Afar, Letnan Jenderal Abdul Amir Yarallah, juga mengatakan tentara dari Divisi Lapis Baja ke-9 dan pejuang dari brigade ke-2 dan ke-11 dari Hashd al-Shaabi telah mengontrol penuh atas al-Muthanna al-Oula dan mengangkat bendera Irak di atas beberapa bangunan di sana.

Sebelumnya pada hari itu, anggota Counter-Terrorism Service (CTS) membebaskan lingkungan benteng al-Qal’a dan Tal Afar di pusat kota dan mengangkat bendera Irak di atas sejumlah bangunan di daerah tersebut. (Baca: AS Halangi Hashd Al-Shaabi Bebaskan Tal Afar)

Pasukan elit juga membebaskan kawasan Orchards di selatan Tal Afar. Selain itu, tentara Irak dan pasukan Hashd Shaabi merebut kembali lingkungan al-Urouba al-Thaniyah dan daerah Bowari di dekatnya.

Para tentara dan pejuang sekutu juga membebaskan lingkungan al-Salam dan Hassan Koi di pusat Tal Afar. Secara terpisah, tentara Irak membebaskan delapan desa di tenggara Tal Afar.

Khaled al-Obaidi, kepala departemen provinsi Nineveh dari Kementerian Migrasi dan Pemindahan Irak, mengatakan kepada kantor berita al-Ghad Press bahwa 10.000 orang telah melarikan diri dari Tal Afar ke kamp-kamp pengungsi di selatan Mosul. Obaidi menambahkan bahwa sebagian besar warga Tal Afar telah melarikan diri ke Turki, dan menyatakan bahwa banyak distrik di kota tersebut telah ditinggalkan. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: