Eropa

Hadapi Ancaman AS, Rusia Siapkan Rudal Nuklir Terbarunya

Sabtu, 24 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Semakin meningkatnya ancaman terhadap Rusia saat ini membuat Moskow merasa perlu mengembangkan senjata dan peralatan militernya, termasuk rudal nuklir super cepat, presiden Rusia Vladimir Putin telah meminta kepada pimpinan militer Rusia untuk memperkuat kekuatan nuklir strategis dengan rudal-rudal yang meliputi semua sistem pertahanan rudal di dunia. (Baca: Rudal Rusia Terbaru “Satan 2” Yang Mampu Hancurkan Perancis)

Putin juga menekankan perlunya untuk meningkatkan efisiensi kekuatan strategis non-nuklir ke tingkat yang lebih tinggi lagi, yang memungkinkan untuk menghadapi setiap ancaman militer yang mungkin akan mengganggu Rusia, seperti dilansir oleh Arabic.SputnikNews (23/12).

Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu mengungkapkan bahwa Rusia telah berhasil menggagalkan ancaman yang muncul dari rudal bersayap AS “Tomahawk” yang disebarkan oleh pihak Amerika di dekat perbatasan Rusia menggunakan peluncur rudal yang masuk pada basis-basis kekuatan Eropa sebagai perisai rudal AS.

Adapun peluncur rudal yang disebarkan Washington di Polandia dan Rumania mampu meluncurkan rudal “Tomahawk” setelah memberikan sentuhan modifikasi sederhana. Shoigu juga menyebutkan bahwa AS diperkirakan telah menyebarkan sekitar 150 hingga 200 rudal jenis ini, yang memiliki jangkauan 2.400 km di sepanjang perbatasan Rusia, rudal-rudal ini mampu sampai ke perbatasan Rusia dalam waktu 10 menit.

Shoigu juga menjelaskan bahwa telah disebarkan lebih dari 200 bom nuklir terbaru AS di Eropa, khususnya di Belgia, Italia, Belanda, Jerman dan Turki. Ia mengatakan bahwa permasalahan baru akan muncul akibat hal ini, dan ia menekankan bahwa Rusia wajib menghadapi perkembangan AS ini. (Baca: Rusia Sebarkan Rudal Menakutkan “Damon”, Tanggapi Ancaman Barat)

Lalu bagaimana Rusia akan menghadapi ancaman-ancaman ini?

Rudal Hipersonik “Zircon”

Baru-baru Rusia telah berhasil melakukan uji coba rudal hipersonik “Zircon” yang mampu melesat dengan kecepatan yang menakjubkan yakni 4.000 mph, di mana kapal selam generasi kelima Rusia akan dipersenjatai dengan rudal modern ini.

Rudal ini mampu melesat dengan kecepatan 5-6 kali kecepatan suara, yang berarti kecepatannya mencapai sekitar 4.500 mph.

Rudal “X-101”

Kekuatan Angkatan Udara Strategis Rusia untuk pertama kalinya menggunakan rudal-rudal terbaru jenis “X-101” yang jangkauannya mencapai 4.500 km untuk membombardir pos-pos para teroris.

Rudal ini dilengkapi dengan hulu ledak yang berbeda baik yang memiliki daya ledak tinggi maupun yang memiliki daya ledak kecil. Oleh karena itu, rudal ini mampu menghancurkan satu target atau beberapa target sekaligus, baik target yang bergerak maupun yang diam, hingga bunker yang terlindungi dengan baik yang berada di bawah tanah. Dan saat ini, tidak ada negara yang memiliki pesawat-pesawat yang mampu menghantam target sejauh 5.500 km selain Rusia.

Rudal bersayap ”X-101” ini bisa dipasang di pesawat-pesawat strategis modern. Misalnya rudal ini bisa dipasang pada pesawat “Tu-160” yang mampu menghancurkan target di tempat manapun di dunia, tanpa memasuki zona pertahanan udara musuh. Karena sistem kendali modern rudal X-101 yang mampu mengarahkan pada target dengan akurasi tinggi. Para teroris telah merasakan hantaman 48 rudal jenis ini.

Rudal Nuklir “Sarmat”

Rusia telah memulai uji cobanya terhadap rudal nuklir “Sarmat” atau yang dikenal dengan “Satan 2” yang beratnya kurang dari 100 ton dan jangkauannya mencapai 11.000 km. rudal ini memiliki dua jenis hulu ledak nuklir yakni jenis yang bekerja seperti rudal bersayap setan dan jenis seperti rudal hipersonik. Ia mampu mengubah arah dan ketinggian sesuai kebutuhan, sehingga sistem anti-rudal tidak akan bisa memantau arahnya. Rudal khusus “RS 28 Sarmat” telah memberikan Rusia sebuah kesempatan untuk pertama kalinya untuk menyelesaikan serangan dalam satu menit pada perang regional dengan menggunakan hulu ledak non-nuklir. Energi kinetik yang dimiliki hulu ledak rudal ini cukup untuk menghancurkan pusat kepemimpinan yang dibentengi hingga garis pertahanannya.

Dan lebih dari ini bahwa tentara Rusia mampu memproduksi pesawat pembawa rudal Sarmat, di mana 4.202 proyek adalah proyek pesawat terbang hipersonik dan kecepatannya mencapai 7 hingga 12 mach. Selain itu pesawat ini mampu bermanuver untuk mengatasi sistem anti-rudal. (Baca: AS Serang Tentara Suriah, Rusia Keluarkan Rudal Kalibernya)

Keistimewaan rudal Sarmat adalah bobotnya yang ringan dan dapat membawa sejumlah besar hulu ledak, dan mampu terbang sejauh 11.000 km. Rudal antar benua ini memiliki kekhususan dan keistimewaan tersendiri terutama kemampuan mengubah ketinggian, arah dan kecepatan, dan ia memiliki sistem canggih dalam melawan sistem anti-rudal dan pertahanan udara serta memiliki kemampuan istimewa dalam membentengi diri dari pantauan penangkal rudal. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: